JAKARTA - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, tak ada pertandingan dengan skor imbang 0-0 dalam 4 pekan pembuka Serie A dan Serie B. Padahal diketahui, Liga Italia identik dengan sepak bola bertahan (catenaccio).
Hal ini membuat Liga Italia juga dianggap membosankan. Melansir Football Italia, Selasa (15/9/2026), sejumlah perubahan dilakukan selama musim panas demi membuat sepak bola Italia lebih menghibur, sekaligus meningkatkan tempo permainan agar setara dengan kompetisi Eropa lainnya.
1. Perubahan Peraturan
Perubahan utamanya terletak pada pendekatan wasit yang membiarkan permainan mengalir lebih lancar, dengan lebih sedikit tendangan bebas, kartu, maupun penghentian laga.
Langkah ini membuahkan hasil manis. Tim-tim mencetak lebih banyak gol. Selain itu, tidak ada satu pun penalti atau tinjauan VAR di lapangan dalam 31 pertandingan pertama kasta tertinggi Italia tersebut.
Hal paling mencolok dari perubahan tersebut sejauh ini adalah langkanya hasil imbang tanpa gol. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, tidak ada skor 0-0 dalam empat pekan pembuka musim Serie A maupun Serie B.
2. Tercipta 121 Gol
Sebanyak 121 gol telah tercipta dalam 40 pertandingan pertama kasta tertinggi Liga Italia 2026-2027. Jika dirata-rata, tercipta 3,025 gol per pertandingan.
Pada Pekan ke-4 saja, ada beberapa partai yang banjir gol. Pertandingan itu di antaranya saat Sassuolo menang 3-2 atas Juventus dan Inter menang 5-3 Udinese. Total, tercipta 39 gol dari 10 pertandingan pada pekan keempat Seriea A.
Sebagai perbandingan, Liga Inggris 2026-2027 mencatat empat hasil imbang 0-0 dalam empat pekan pembuka. Sementara Liga Spanyol mencatat tiga kali hasil imbang 0-0.
Statistik menarik lainnya menunjukkan, hanya ada enam hasil imbang secara keseluruhan di Serie A musim ini.
(Erha Aprili Ramadhoni)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.