Laporan dari The Athletic juga memperkuat hal itu, menyebutkan adanya petak-petak kosong yang sangat masif, terutama di area VIP. FIFA mengklaim jumlah penonton mencapai 44.985 dari kapasitas 45,664, yang berarti hanya ada 679 kursi kosong, sebuah angka yang dianggap mustahil jika melihat visual di lapangan.
Kondisi sepi penonton ini diduga kuat terjadi akibat lonjakan harga tiket yang tidak masuk akal serta kendala pengurusan visa masuk ke Amerika Serikat. Tiket untuk kategori tribun bawah dibanderol seharga USD500 atau sekira Rp8,1 juta, sementara tribun atas dipatok USD400 (Rp7,1 juta). Ironisnya, kekosongan paling parah terlihat di area yang harga tiketnya menembus angka USD5000 (Rp81 juta).
Sikap keras kepala FIFA yang enggan mengakui realitas ini memicu kemarahan publik di media sosial. Para suporter langsung melayangkan berbagai kritik tajam atas kebijakan komersial mereka.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.