Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nova Arianto Wajib Waspada, Titik Kelemahan Timnas Indonesia U-19 Terungkap Jelang Lawan Timor Leste

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Kamis, 04 Juni 2026 |15:35 WIB
Nova Arianto Wajib Waspada, Titik Kelemahan Timnas Indonesia U-19 Terungkap Jelang Lawan Timor Leste
Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026. (Foto: PSSI)
A
A
A

DELI SERDANG – Langkah impresif Timnas Indonesia U-19 di ajang Piala AFF U-19 2026 rupanya tidak lepas dari pantauan media kompetitor. Meski sukses mengamankan kemenangan telak 3-0 atas Myanmar U-19 pada laga perdana Grup A, skuad asuhan Nova Arianto justru mendapat peringatan keras terkait performa mereka di atas lapangan sebelum nantinya melakoni laga penentu kontra Vietnam U-19.

Garuda Nusantara dijadwalkan bersua Timor Leste U-19 pada laga kedua Grup A Piala AFF U-19 2026 di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, pada Kamis (4/6/2026) pukul 20.00 WIB. Di atas kertas, Timnas Indonesia U-19 memang jauh lebih diunggulkan.

Andai menang, tambahan tiga poin dari laga ini akan semakin melapangkan jalan Timnas Indonesia U-19 menuju babak semifinal. Namun, di balik modal positif tersebut, sektor kedewasaan bermain anak-anak asuh Nova Arianto dinilai masih menyisakan pekerjaan rumah yang besar.

1. Gaya Bermain Terburu-buru

Kritik dan evaluasi ini rupanya sejalan dengan pandangan pengamat sepak bola nasional, Toni Ho. Pelatih veteran asal Makassar tersebut menilai bahwa para penggawa Garuda Nusantara tampil dengan emosi dan antusiasme yang terlalu menggebu-gebu saat melibas Myanmar.

Akibatnya, aliran bola dan organisasi permainan sering kali terlihat tergesa-gesa. Padahal menurut Toni Ho, Arkhan Kaka dan kawan-kawan harus bermain lebih tenang untuk bisa menerapkan strategi Nova Arianyo.

Timnas Indonesia U-19 vs Timnas Myanmar U-19 (Foto: PSSI)
Timnas Indonesia U-19 vs Timnas Myanmar U-19 (Foto: PSSI)

"Untuk menyukseskan taktik yang diusung Nova Arianto, para pemain tidak boleh terburu-buru. Mereka dituntut bermain lebih tenang dan menerapkan rencana permainan yang lebih terstruktur," ungkap Toni Ho, dikutip dari The Thao 247, Kamis (4/6/2026).

Toni Ho menambahkan bahwa ambisi besar untuk mencetak gol cepat pada laga perdana justru membuat skema permainan modern yang diinginkan tim pelatih tidak berjalan 100 persen. Menurutnya, sepak bola modern menuntut kemampuan mengontrol ritme.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement