Mauricio Souza mengakui tidak puas dengan hasil yang diraih timnya. Menurut Mauricio Souza, dominasi statistik tidak memiliki arti jika Persija Jakarta tetap menelan kekalahan.
“Jadi tentu saja kami tidak puas dengan hasil ini. Jelas kami tidak ingin hanya unggul dalam statistik. Tetapi angka-angka itu menjadi tolok ukur dari semua pekerjaan kami,” ujar pelatih asal Brasil tersebut.
Selain itu, Mauricio Souza juga menyoroti penyelesaian akhir para pemain Persija Jakarta. Ia menilai timnya gagal memanfaatkan peluang serta melakukan kesalahan yang berujung gol untuk Persib Bandung.
“Sayangnya, kami tidak cukup efektif untuk memenangkan pertandingan. Sekali lagi, kami melakukan kesalahan pada momen yang seharusnya tidak boleh terjadi,” tutur Mauricio Souza.
Meski kalah, Souza tetap menilai Persija Jakarta tampil lebih baik dibanding Persib Bandung dalam pertandingan tersebut. Namun, ia mengakui keberuntungan tidak berpihak kepada timnya.
“Saya tidak akan keluar dari sini dengan mengatakan bahwa tim kami bermain buruk, sama sekali tidak. Karena menurut saya, tim kami jauh lebih baik dibanding lawan, sangat jauh lebih baik,” tegas Mauricio Souza.
Kekalahan ini membuat Persija Jakarta gagal meraih kemenangan atas Persib Bandung sepanjang musim 2025-2026. Pada pertemuan pertama di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Persija Jakarta juga kalah 0-1 lewat gol Beckham Putra.
Hasil tersebut sekaligus membuat Persija tersingkir dari persaingan gelar juara Super League 2025-2026. Di sisi lain, Persib Bandung semakin dekat menuju trofi setelah memimpin klasemen dengan 75 poin dari dua laga tersisa.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.