JAKARTA – Pelatih Timnas Saint Kitts and Nevis, Marcelo Serrano, membuang jauh rasa inferior menjelang bentrokan kontra Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026. Meski terpaut jarak yang cukup mencolok dalam tabel peringkat dunia, juru taktik asal Brasil tersebut menjamin anak asuhnya akan bertarung habis-habisan untuk mencuri kemenangan di depan publik tuan rumah.
Saint Kitts and Nevis hadir sebagai salah satu kontestan turnamen mini di Jakarta. Skuad berjuluk The Sugar Boyz tersebut dijadwalkan langsung menantang Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB, dalam laga yang diprediksi akan berlangsung sengit.
Secara hitungan di atas kertas, Timnas Indonesia memang lebih diunggulkan dengan duduk di peringkat 121 dunia, sementara Saint Kitts and Nevis berada di posisi 154. Namun, bagi Serrano, selisih 33 anak tangga tersebut tidak menjadi beban mental bagi timnya karena ia lebih mengutamakan potensi individu daripada sekadar angka statistik.
“Kami adalah tipe orang yang tidak melihat angka terlebih dahulu. Kita adalah manusia, kita adalah individu, dan itulah yang kami lihat terlebih dahulu; manusianya. Jadi angka hanyalah angka,” kata Serrano dalam konferensi pers, Kamis (26/3/2026).
Pelatih berusia 46 tahun itu menegaskan bahwa dalam dunia sepak bola modern, kejutan selalu mungkin terjadi. Serrano menaruh kepercayaan penuh pada etos kerja para pemainnya dan meyakini bahwa The Sugar Boyz memiliki kapabilitas untuk menumbangkan tim mana pun jika dipersiapkan dengan mentalitas yang tepat.