PELATIH Manchester United, Michael Carrick, bicara soal taktik mengeroyok kiper saat situasi bola mati yang kini rajin dipakai tim-tim di Liga Inggris 2025-2026. Menurutnya, cara yang awalnya dipakai Arsenal itu sudah kelewat batas.
The Gunners tengah jadi sorotan di Liga Inggris 2025-2026 bukan hanya karena mampu bercokol di puncak klasemen. Cara mereka meraih gol dari situasi bola mati, terutama tendangan penjuru, mendapat cibiran.
Sebab, Arsenal seakan mengandalkan bola mati alih-alih permainan terbuka, demi mencari gol. Parahnya, mereka dituding sebagai pemicu taktik pemain mengerubungi kiper dalam situasi set piece.
Hal itu makin disorot usai Arsenal mengalahkan Chelsea 2-1 akhir pekan lalu. Sebab, ketiga gol, termasuk dua yang dicetak klub berlogo meriam itu, berasal dari situasi tendangan penjuru dengan taktik keroyok kiper!
Topik mengenai taktik yang dianggap negatif itu kini jadi perbincangan di Inggris. Carrick ditanya soal hal tersebut lantaran Man United juga sempat menderita taktik keroyokan itu saat menghadapi Everton.
Menurut Carrick, apa yang dilakukan tim-tim saat ini sudah kelewat batas. Namun, ia hanya bisa mencari cara agar timnya tidak terlalu banyak kebobolan dalam situasi tersebut.