MILAN – Direktur Pengembangan Strategi Sepakbola Juventus, Giorgio Chiellini, mengamuk usai timnya kalah 2-3 dari Inter Milan di giornata 25 Liga Italia 2025-2026. Ia meminta kepala wasit Serie A, Gianluca Rocchi, untuk mundur saja dari jabatannya.
Laga Inter Milan vs Juventus itu berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Minggu (15/2/2026) dini hari WIB. Pertandingan berjalan dramatis dengan lima gol tercipta.
Tiga gol Inter dicetak oleh bunuh diri Andrea Cambiaso (17’), Pio Esposito (76’), dan Piotr Zielinski (90’). Sedangkan, dua gol Juventus dihasilkan Cambiaso (26’) dan Manuel Locatelli (83’).
Namun, di laga itu, Juventus dirugikan dengan kartu merah yang menimpa Pierre Kalulu di menit ke-42. Bek asal Prancis itu diusir keluar setelah mendapatkan dua kartu kuning usai dinilai melanggar Alessandro Bastoni.
Sebelum keluar lapangan, Kalulu sempat membuat gerakan yang meminta wasit mengecek VAR. Lantaran kartu merah itu didahului kartu kuning kedua, secara aturan sang pengadil tak bisa melakukannya.
Chiellini lantas marah-marah usai pertandingan. Ia mendesak agar penggunaan VAR direvisi dalam beberapa tahun ke depan.
“Kami tidak bisa bicara soal sepakbola setelah apa yang terjadi hari ini. Dimulai dari esok hari, VAR harus berubah. Tidak bisa diterima kesalahan terus terjadi di pertandingan besar seperti ini,” tegas Chiellini, mengutip dari Football Italia, Minggu (15/2/2026).
Saking kesalnya dengan Federico La Penna selaku pengadil, eks bek Timnas Italia itu menunjuk ke Rocchi yang merupakan ketua komite wasit. Mantan anggota korps baju hitam itu pernah mengancam akan mundur jika terus menerus mendapat protes, sesuatu yang kini jadi permintaan Chiellini.
“Kami sudah berkali-kali bilang sejak awal musim, level wasit di sini belum bisa mengimbangi kualitas permainan di liga. Itu sudah terjadi ke banyak tim musim ini. Kita harus berubah,” tegas Chiellini.
“Saya tidak tahu apakah mereka kurang terlatih, tidak bisa bertugas, atau apalah, yang faktanya wasit-wasit ini tidak sesuai dengan standar Serie A. Jadi, kalau Rocchi selalu mengancam akan pergi, mari kita lihat jika dia benar-benar pergi,” tandasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)