Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Pemain asal Belanda Sebut Indonesia Negara Miskin yang Prestasi Sepakbolanya Tidak Ada Apa-apanya

Ramdani Bur , Jurnalis-Jum'at, 30 Januari 2026 |21:07 WIB
Kisah Pemain asal Belanda Sebut Indonesia Negara Miskin yang Prestasi Sepakbolanya Tidak Ada Apa-apanya
Indonesia disebut Anco Jansen sebagai negara miskin yang tidak memiliki prestasi sepakbola. (Foto: PSSI)
A
A
A

“Fasilitas, akademi, pelatih di sana terbatas. Itu cukup menjelaskan. Itu yang saya pahami. Para pemain naturalisasi mendapat jutaan pengikut dan menjadi menarik perhatian. Tapi, sepakbola di Indonesia sebenarnya tidak ada apa-apanya,” lanjut Anco Jansen.

3. Sepakbola Indonesia Pelan-Pelan Naik Level

Meski begitu, sepakbola Indonesia pelan-pelan naik level. Ketua Umum PSSI Erick Thohir beserta jajarannya sedang membenahi semuanya. Pembinaan usia dini tidak dilupakan, salah satunya dengan menggelar kompetisi Elite Pro Academy (EPA) untuk U-16, U-18 dan U-20.

Perbaikan kualitas kompetisi juga dilakukan PSSI, salah satunya dengan peningkatan kualitas wasit dan penggunaan Video Asisstant Referee (VAR). Ujung-ujungnya dari usaha di atas adalah mendapatkan tim nasional yang kuat.

Persib Bandung melaju jauh di AFC Champions League 2 2025-2026. (Foto: Instagram/@persib)
Persib Bandung melaju jauh di AFC Champions League 2 2025-2026. (Foto: Instagram/@persib)

Di level klub, klub-klub sepakbola Tanah Air melaju ke fase gugur kompetisi antarklub Asia. Persib Bandung lolos ke 16 besar AFC Champions League 2 2025-2026, sedangkan Dewa United melaju ke perempatfinal AFC Challenge League 2025-2026.

Sementara Timnas Indonesia juga berkembang. Tak tanggung-tanggung, Timnas Indonesia lolos ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

(Ramdani Bur)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement