Melihat statistik di atas, Bima Sakti dan Shin Tae-yong sejatinya memiliki hasil serupa. Namun, materi pemain kedua tim jauh berbeda.
Saat turun di Piala AFF 2018, Bima Sakti menurunkan seluruh pemain terbaik yang dimiliki Timnas Indonesia. Pemain-pemain ternama dibawa seperti Beto Goncalves hingga Stefano Lilipaly.
Sementara di Piala AFF 2024, kegagalan Timnas Indonesia masih dapat dimaklumi. Sebab, Shin Tae-yong saat itu diminta memanggil pemain-pemain U-23 yang bersiap tampil di SEA Games 2025.
Jika dirata-rata, skuad pemain Timnas Indonesia saat itu adalah 20,3 tahun. Tak lama setelah kegagalan meloloskan Timnas Indonesia ke semifinal Piala AFF 2024, PSSI memecat Shin Tae-yong.
Ketika diizinkan memanggil pemain-pemain terbaik, Shin Tae-yong juga gagal membawa Timnas Indonesia juara Piala AFF. Ia pernah membawa Timnas Indonesia lolos final Piala AFF 2020 dan semifinal Piala AFF 2022.
(Ramdani Bur)