"Eredivisie butuh waktu untuk beradaptasi, karena di Inggris kami bermain lebih keras. Mereka tidak terbiasa dengan tekel saya di sini," kata Hubner kepada Voetbal Primeur.
Meski percaya diri dengan kemampuannya, mantan pemain Cerezo Osaka ini menyadari bahwa kedewasaan dalam bermain adalah kunci untuk membungkam kritik. Hubner mengakui terkadang ia memang terbawa suasana dan bermain terlalu keras, sehingga ia bertekad untuk tampil lebih tenang di pertandingan-pertandingan mendatang.
“Saya harus lebih menunjukkan itu (kemampuan bertahan), dan terkadang tetap sedikit lebih tenang. Jika saya tetap tenang, tidak ada yang bisa melewati saya,” pungkas Hubner.
(Rivan Nasri Rachman)