Sisi gelap kemenangan Persib semakin terungkap ketika Haye membeberkan bahwa dirinya dan keluarganya menerima ancaman pembunuhan dari oknum netizen melalui pesan singkat. Baginya, kritik atas performa di lapangan adalah hal lumrah bagi pemain profesional, namun teror yang menyasar nyawa keluarga adalah tindakan kriminal yang tidak bisa ditoleransi.
"Saya bisa menerima banyak hal sebagai pesepakbola profesional, tetapi dengan segala hormat saya meminta orang-orang berhenti mengirimkan ancaman kematian dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarga saya. Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu," tegas pemain berjuluk The Professor tersebut.
Mengakhiri pesannya, Haye mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemain hingga suporter, untuk berbenah. Ia berharap kejadian memprihatinkan ini menjadi titik balik bagi semua pihak untuk membangun lingkungan sepak bola Indonesia yang lebih sehat dan aman di masa depan.
(Rivan Nasri Rachman)