Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Pilu Pierre-Emerick Aubameyang: Dilarang Bela Negara Usai Pemerintah Gabon Bubarkan Tim Nasional

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Jum'at, 02 Januari 2026 |19:47 WIB
Kisah Pilu Pierre-Emerick Aubameyang: Dilarang Bela Negara Usai Pemerintah Gabon Bubarkan Tim Nasional
Pemain Timnas Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang. (Foto: Instagram/auba)
A
A
A

NASIB malang menimpa bintang sepak bola Pierre-Emerick Aubameyang. Penyerang tajam yang kini merumput di Marseille tersebut secara resmi dilarang mewakili negaranya, Gabon, oleh pemerintah setempat.

Keputusan ekstrem ini diambil sebagai buntut dari kegagalan total Timnas Gabon yang harus angkat koper lebih awal di fase grup Piala Afrika 2025 di Maroko. Pemerintah Gabon merasa sangat kecewa dan murka melihat performa tim yang dijuluki The Panthers tersebut.

Tidak tanggung-tanggung, menurut laporan dari Give Me Sport, Jumat (2/1/2025), pemerintah negara tersebut melabeli kampanye Timnas Gabon di turnamen Piala Afrika 2025 sebagai sesuatu yang memalukan. Melalui pengumuman di televisi nasional, pemerintah secara mengejutkan memutuskan untuk membekukan seluruh aktivitas tim nasional hingga waktu yang tidak ditentukan.

1. Timnas Gabon Dibekukan

Langkah tegas pemerintah di bawah kepemimpinan Jenderal Brice Clotaire Oligui Nguema ini mencakup pembubaran seluruh jajaran staf kepelatihan yang dipimpin oleh Thierry Mayouma. Namun, yang paling menarik perhatian dunia adalah sanksi khusus yang diberikan kepada dua pemain paling senior di skuad, yaitu Pierre-Emerick Aubameyang dan kapten tim, Bruno Ecuele Manga. Keduanya resmi dicoret dan dilarang kembali ke tim nasional.

Pierre-Emerick Aubameyang. (Foto: Instagram/auba)
Pierre-Emerick Aubameyang. (Foto: Instagram/auba)

Pemerintah menyatakan performa buruk tersebut sangat bertentangan dengan nilai-nilai etika yang dijunjung oleh Republik Kelima. Aubameyang sendiri sebenarnya sempat mencatatkan namanya di papan skor saat melawan Mozambik, namun ia terpaksa absen pada laga penentuan melawan Pantai Gading karena mengalami cedera paha.

Meski sedang dalam masa perawatan di klubnya, Marseille, hukuman ini seolah menutup pintu bagi karier internasional pemain berusia 35 tahun tersebut secara permanen.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement