Usai turnamen itu, julukan Kurcaci Monster melekat di diri Andi Ramang karena bentuk tubuhnya yang lebih kecil ketimbang lawan-lawannya saat itu. Hebatnya, Andi Ramang tetap bisa bermain baik melawan pemain yang berpostur besar.
Julukan Kurcaci Monster itu pun sudah dikonfirmasi oleh FIFA langsung. Sebab dalam artikel yang dirilis pada 2012 silam untuk mengenang Andi Ramang, FIFA menyebut pria asal Sulawesi Selatan itu sebagai Kurcaci Monster.

Sayangnya, karier Andi Ramang setelah itu tak berakhir manis, Sempat tersandung masalah kasus suap, ia mengalami masalah ekonomi, dan menutup usia pada 1987 silam.
Sejauh ini, skuad Andi Ramang masih menjadi satu-satunya Timnas Indonesia yang bisa tampil di ajang Olimpiade. Pada Olimpiade Paris 2024, Timnas Indonesia sejatinya nyaris saja bergabung.
Hanya saja dalam perebutan tiket playoff ke Olimpiade Paris 2024, Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong justru gagal mengalahkan Guinea U-23. Sebelumnya Garuda juga gagal merebut tiket via jalur peringkat tiga terbaik di Piala Asia U-23 2024.

Jadi, sampai saat ini Timnas Indonesia yang diperkuat Andi Ramang, Ramlan, Endang Witarsa, Thio Him Tjiang, dan Maulwi Saelan yang dilatih oleh Antun Toni Pogacnik masih menjadi satu-satunya Timnas Indonesia yang tampil di Olimpiade.
(Rivan Nasri Rachman)