“Itu disebutkan bahwa saya memilih Messi, Cristiano, dan saya tidak tahu siapa lagi, namun saya tidak memberi suara kepada satu pun dari mereka,” kata Edjogo kepada Gol Play, dikutip dari Sportskeeda, Senin (3/7/2023).

“Itulah mengapa saya katakan bahwa saya tidak pernah memercayai apa pun mengenai penghargaan seperti ini. Sejak saat itu, saya selalu mengira bahwa penghargaan seperti ini tidak ada harganya,” tambah Edjogo.
Pada 2013, Franck Ribery sempat difavoritkan untuk menjadi peraih Ballon dOr setelah mengantarkan Bayern Munich meraih treble winners. Dia pada akhirnya finis ketiga dalam pemungutan suara, namun Cristiano Ronaldo menjadi pemenang disusul oleh Lionel Messi.
(Reinaldy Darius)