“Sejarah tidak akan berpengaruh. Rekan saya (pelatih Sevilla, Jose Luis Mendilibar) percaya bahwa sejarah membuat Sevilla difavoritkan (untuk juara), dan sayan menghormati hal tersebut. Kami berada di final karena kami memang layak, mereka punya sejarah yang belum kami miliki,” kata Mourinho, melansir dari laman resmi UEFA, Rabu (31/5/2023).
“Bagi mereka bermain di final sudah menjadi hal yang biasa, namun bagi kami itu adalah peristiwa yang luar biasa. Saya memiliki banyak pengalaman bermain di kompetisi Eropa, tapi Mendilibar merupakan generasi yang sama dengan saya, kami memiliki rambut putih yang sama,” tambahnya.
“Kami (Mourinho dan Mendilibar) berdiri di pijakkan yang sama. Begitu juga para pemain. Sevilla jelas memiliki pengalaman lebih, namun kami pun sudah bermain selama dua tahun bersama,” imbuh Mourinho.
Lantas dengan pernyataan Mourinho itu, ia pun memastikan cukup percaya diri Roma dapat mengalahkan Sevilla di final Liga Eropa 2022-2023 pada Kamis 1 Juni 2023 pukul 02.00 WIB.
(Rivan Nasri Rachman)