2. Xavi Hernandez
Berbicara tentang tiki taka ala Guardiola, tentu tidak akan terlepas dari sosok pemain kuncinya yaitu Xavi Hernandez. Bersama Andres Iniesta dan Sergio Busquets di lini tengah Blaugrana -julukan Barcelona, Xavi menjadi jantung permainan Barcelona era Pep Guardiola.
Setelah gantung sepatu, Xavi memutuskan untuk lanjut menjadi seorang pelatih. Mengawali karier di Liga Qatar bersama Al-Sadd. Xavi mengaku menerapkan filosofi permainan ala Guardiola.
Hebatnya, saat ini Xavi berhasil membawa Barcelona menjadi pemuncak klasemen Liga Spanyol 2022-2023 dengan mengoleksi 65 poin hasil dari 21 kali menang, 2 imbang dan 2 kalah dalam 25 pertandingan. Mereka memiliki peluang untuk juara lantaran terpaut sembilan angka dari sang rival, Real Madrid.
1. Mikel Arteta

Nama monster terakhir ciptaan Guardiola yang terakhir adalah Mikel Arteta. Guardiola dan Arteta memang pernah bekerja sama di Manchester City.
Mikel Arteta diketahui pernah menjadi asisten Pep Guardiola di Manchester City selepas pensiun sebagai pemain. Setelahnya, Arteta hijrah ke Arsenal untuk menjadi sosok pelatih kepala.
Sempat kesulitan di awal musim, Arteta kini sukses membawa The Gunners -julukan Arsenal- menuju jalur juara. Arteta berhasil menerapkan permainan berbasis penguasaan bola dan umpan-umpan pendek khas Guardiola.
Hal terbaiknya, saat ini Arteta bersama Arsenal berada di puncak klasemen Liga Inggris 2022-2023 dengan perolehan 66 poin hasil dari 21 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 3 kekalahan dalam 27 pertandingan. Arsenal unggul 5 poin dari Manchester City, klub Pep Guardiola yang notabene adalah guru dari Mikel Arteta.
Itulah deretan 3 monster buas hasil ciptaan Pep Guardiola.
(Dimas Khaidar)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.