Share

Gagal Menang di Pertandingan Ke-1000 sebagai Pelatih, Jurgen Klopp Justru Sindir Arsene Wenger

Ilham Sigit Pratama, MNC Portal · Minggu 22 Januari 2023 00:39 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 22 45 2750779 gagal-menang-di-pertandingan-ke-100-sebagai-pelatih-liverpool-jurgen-klopp-justru-sindir-arsene-wenger-6iig29ec2z.jpg Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. (Foto: Reuters)

LIVERPOOL - Liverpool ditahan 0-0 oleh Chelsea, yang berarti Jurgen Klopp gagal meraih kemenangan di pertandingan ke-1000 sebagai pelatih. Menariknya, Klopp tak terlalu kecewa karena ia menilai hasil itu jauh lebih baik ketimbang apa yang dilakukan Arsene Wenger di pertandingan ke-1000-nya sebagai pelatih saat masih menangani Arsenal.

Perjalanan Liverpool untuk mendekati empat besar klasemen Liga Inggris 2022-2023 kian terjal. Merseyside Merah kini terpaut jarak sembilan poin dari Newcastle United yang menghuni peringkat keempat.

Hasil imbang tanpa gol dengan Chelsea di Anfield, Liverpool pada Sabtu 21 Januari 2023 menjadi penyebab Mohamed Salah dan kolega semakin jauh dari zona Liga Champions untuk musim depan. Liverpool kini berada di peringkat kedelapan klasemen dengan koleksi 29 poin, hasil delapan kemenangan, lima hasil imbang dan enam kekalahan.

Arsene Wenger

Padahal, laga kontra Chelsea merupakan pertandingan ke-1000 Klopp sebagai pelatih. Pencapaian yang seharusnya dirayakan dengan suka cita malah berakhir mengecewakan.

Kendati demikian, Klopp justru membela diri atas kegagalan Liverpool meraih tiga poin di kandang. Menariknya, Klopp menyinggung Wenger yang pernah kalah telak 0-6 dari Chelsea di pertandingan ke 1000 bersama Arsenal pada musim 2013-2014 lalu.

“Pertama dan terpenting sebelum pertandingan, saya mendapat banyak pesan (tentang game ke-1000 saya) dan tidak semuanya bagus. Saya pikir Arsene Wenger kalah dalam pertandingan ke-1000-nya 6-0, jadi saya sangat senang itu tidak terjadi,” kata Klopp dilansir laman resmi klub, Minggu (22/1/2023).

Follow Berita Okezone di Google News

Klopp selanjutnya menyorot permainan anak asuhnya yang tidak konsisten selama 90 menit. Namun secara keseluruhan, eks pelatih Borussia Dortmund itu justru merasa puas.

Liverpool vs Chelsea (Reuters)

“Saya menyukai awal di babak pertama, saya menyukai awal di babak kedua, jadi itu bagus (tetapi) kami harus memperpanjang mantra ini. Kami harus memainkan lebih banyak sepak bola, terutama di babak pertama ketika kami merebut kembali bola,” tutur Klopp.

“Ketika kami bertahan dengan sangat baik, ketika kami benar-benar agresif dan kemudian kami kehilangan bola terlalu mudah. Kami memiliki momen-momen lain di mana kami bermain cukup baik, tidak berhasil, tapi itu bagus,” tutup pelatih asal Jerman tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini