Share

3 Alasan Pep Guardiola Begitu Spesial di Dunia Sepakbola

Insan Kamil Rizqilillah, Okezone · Sabtu 21 Januari 2023 10:42 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 21 45 2750493 3-alasan-pep-guardiola-begitu-spesial-di-dunia-sepakbola-ZyrcPI0NQ5.jpg 3 alasan Pep Guardiola begitu spesial di dunia sepakbola. (Foto: Reuters)

3 alasan Pep Guardiola begitu spesial di dunia sepakbola menarik dikulik. Sebab, dia merupakan salah satu juru taktik yang sudah berlalu-lalang di klub-klub raksasa Eropa.

Guardiola sudah pernah menangani klub-klub elite dunia, seperti Barcelona dan juga Bayern Munich. Kini, pelatih asal Spanyol itu tengah menangani Manchester City.

Josep Guardiola

Sebelum menjabat sebagai pelatih, Guardiola merupakan seorang mantan pemain sepakbola. Dia bermain di posisi sebagai gelandang bertahan.

Setelah pensiun sebagai pemain, Guardiola kemudian menjadi pelatih Barcelona B pada 2008. Selama bersama Barcelona, Pep Guardiola telah mempersembahkan 14 gelar, termasuk dua Liga Champions, dua Piala Super Eropa, dan dua Piala Dunia Antarklub.

BACA JUGA: Pep Guardiola Ngamuk meski Manchester City Menang atas Tottenham Hotspur di Liga Inggris 2022-2023

Setelah itu, ia lanjut menjadi pelatih Bayern Munich dan meraih sukses secara instan. Salah satunya adalah merebut gelar juara Liga Jerman tiga musim secara beruntun.

Tak hanya itu, masih ada beberapa kesuksesan dari Pep Guardiola selama menjabat sebagai pelatih kepala klub sepakbola. Berikut beberapa alasan mengapa seorang Guardiola begitu spesial di dunia sepakbola.

3. Penemu tiki taka dan false 9

Josep Guardiola

Pada 2008, Guardiola datang ke Barcelona sebagai pelatih kepala. Keputusan Presiden Barcelona untuk mendatangkan Pep Guardiola mengejutkan banyak pihak lantaran pelatih berkepala plontos itu memiliki pengalaman yang minim.

Namun, Guardiola menjawab semua keraguan yang telah diberikan kepadanya. Dia menciptakan permainan sepakbola baru berupa tiki-taka.

Hingga saat ini, Barcelona menjadi salah satu klub pelopor dari permainan tiki-taka tersebut. Selain itu, Guardiola juga penemu formasi false 9.

Saat itu, megabintang dunia yang pernah diasuhnya, Lionel Messi, dimainkan sebagai false 9. Messi diposisikan di antara lini tengah lawan dan lini pertahanan lawan. Berkat diposisikan sebagai false 9, Messi memiliki kebebasan untuk berkeliaran untuk mengatur alur serangan.

Follow Berita Okezone di Google News

2. Mampu beradaptasi dengan liga yang berbeda

Josep Guardiola

Setelah menjadi pelatih Barcelona, Guardiola kemudian bergabung dengan Bayern Munich pada 2013 untuk mencari tantangan baru. Seperti diketahui, Bayern sendiri merupakan klub yang bermain di kasta tertinggi Liga Jerman.

Meski harus melatih klub dengan liga yang berbeda dengan sebelumnya, Guardiola Guardiola telah berhasil membawa Bayern berjaya. Dia membawa tim itu memenangkan Bundesliga, DFB Pokal, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.    

1. Senang kembangkan pemain muda

Josep Guardiola

Pada 2016 hingga sekarang, Guardiola menangani klub raksasa asal Inggris, Manchester City. Berkat kedatangan Guardiola, skuad The Citizens difokuskan kepada senjata pemain mudanya.

Bahkan, Manchester City pun melakukan investasi dengan membeli klub asal La Liga, Girona.   Pembelian klub tersebut diharapkan dapat memfasilitasi kelancaran dalam transisi pemain muda antara Spanyol dan Inggris, baik secara pinjaman ataupun kontrak permanen.

Sudah jelas, Guardiola menganggap pemain muda berbakat sangat tinggi. Dia percaya untuk menanamkan filosofinya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini