Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Manajer Persipura Jayapura Ungkap Cara PSSI yang Diduga Palsukan Tanda Tangan Pemberhentian Liga 2 2022-2023

Maulana Yusuf , Jurnalis-Selasa, 17 Januari 2023 |00:09 WIB
Manajer Persipura Jayapura Ungkap Cara PSSI yang Diduga Palsukan Tanda Tangan Pemberhentian Liga 2 2022-2023
Manajer Persipura Jayapura Yan Permenas Mandenas (Foto: MPI/Maulana Yusuf)
A
A
A

MANAJER Persipura Jayapura ungkap cara PSSI yang diduga palsukan tanda tangan pemberhentian Liga 2 2022-2023. Menurut Yan Permenas Mandenas, ada lembar siluman yang disisipi dalam daftar hadir manager meeting.

Liga 2 dan Liga 3 2022-2023 telah resmi dihentikan oleh PSSI sesuai hasil rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI di GBK Arena pada Kamis 12 Januari 2023. Hal ini menuai kecaman keras dari banyak klub yang berpartisipasi di kasta kedua sepakbola Indonesia tersebut.

Tanda Tangan

Menariknya lagi, telah beredar surat dari PSSI yang berisi tanda tangan 20 perwakilan klub Liga 2 2022-2023. Di mana, PSSI mengklaim perwakilan klub tersebut menyetujui Liga 2 musim ini untuk tidak dilanjutkan alias disetop.

20 klub tersebut adalah Deltras Sidoarjo, Gresik United FC, Kalteng Putra FC, Karo United FC, Persekat Tegal, Persela Lamongan, Perserang Serang, Persikab Bandung, Persipa Pali, PSDS Deli Serdang, PSKC Cimahi, PSMS Medan, Putra Delta Sidoarjo, Sriwijaya FC, PSPS Riau, Persiraja Banda Aceh, PSBS Biak, Persipal BU, PSCS Cilacap, dan Persiba Balikpapan.

Menanggapi surat itu, Yan Mandenas menjelaskan bahwa tanda tangan perwakilan 20 klub Liga 2 itu bukan untuk menyetujui penghentian Liga 2. Namun, sebagai legitimasi hasil ownner meeting klub pada 14 Desember 2022 lalu yang disampaikan kepada PSSI.

"Untuk 19-20 klub yang itu (menandatangani) bukan legitimasi Liga 2 dihentikan, tapi kita legitimasi hasil owner meeting klub itu disampaikan ke PSSI. Selanjutnya scara lisan Dirut PT LIB, Fery Paulus mengatakan hasil owner meeting 14 Desember 2022 itu akan disampaikan ke PSSI dan keputusannya akan disampaikan ke klub," ungkap Yan Mandenas, kepada awak media termasuk MNC Portal Indonesia di Jakarta, Senin (16/1/2023).

 BACA JUGA:Ada Raffi Ahmad hingga Teddy Tjahjono, PSSI Resmi Umumkan 78 Nama Bakal Calon Exco

Hal yang sangat disayangkan, lanjut Yan Mandenas, PSSI tidak mengkonfirmasi terlebih dahulu kepada pihak klub terkait penandatanganan perwakilan 20 klub Liga 2 itu. Dia menganggap PSSI terlalu cepat mengambil keputusan yang salah karena merugikan sejumlah klub peserta Liga 2 dan mengklaim hal itu tidak wajar.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement