Share

Bukan dari Eropa atau Amerika Latin, Fans-Fans dari Negara Arab Jadi yang Paling Fanatik di Piala Dunia 2022

Rivan Nasri Rachman, Okezone · Kamis 01 Desember 2022 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 51 2718619 bukan-dari-eropa-atau-amerika-latin-fans-fans-dari-negara-arab-jadi-yang-paling-fanatik-di-piala-dunia-2022-rPAvQaoM6m.JPG Fans Timnas Maroko menjadi salah satu suporter yang paling fanatik di Piala Dunia 2022. (Foto: Reuters)

PENGAMAT sepakbola sekaligus jurnalis MNC Portal Indonesia, Abdul Haris membagikan pengalamannya selama liputan langsung Piala Dunia 2022 di Qatar. Berdasarkan hasil pemantauannya, fans-fans dari negara Arab menjadi yang paling unik dan menarik selama gelaran Piala Dunia edisi ke-22 itu berlangsung.

Dalam turnamen akbar seperti Piala Dunia, kehadiran fans membuat acara tersebut semakin menarik. Biasanya di Piala Dunia, para pendukung dari negara-negara Eropa dan Amerika Latin dikenal sebagai fans yang cukup fanatik and menarik.

Kendati demikian, hal berbeda justru terlihat di Piala Dunia 2022. Digelar untuk pertama kalinya di wilayah Timur Tengah ternyata membuat kebanyakan fans yang hadir berasal dari negara-negara Arab.

Fans Maroko di Piala Dunia 2022

Tak heran jika selama Abdul Haris meliput pertandingan-pertandingan di Piala Dunia 2022, ia kerap berjumpa fans-fans dari negara Arab. Termasuk tim-tim Afrika, seperti Maroko dan Tunisia.

Abdul Haris melihat fanatisme fans dari Maroko dan Tunisia begitu luar biasa. Bahkan ia mengaku sampai deg-degan jika berdekatan dengan para suporter dari negara tesebut.

“Kalau saya lihat suporter yang fanatik itu dari negara-negara Arab ya, Arab-arab yang Afrika seperti Maroko, Tunisia ini fanatismenya luar biasa yang bisa bikin kita deg-degan,” ungkap Abdul Haris dalam program Special Dialogue Okezone.

“Mereka itu setiap sebelum dan sesudah pertandingan kalau kebetulan timnya menang, pulangnya itu di Metro mereka sambil nyanyi-nyanyi dan lompat-lompat, itu bikin Metro goyang-goyang,” tambahnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Deg-degan yang dimaksud Abdul Haris itu bukan karena ia takutFans Timnas Maroko, melainkan kagum dengan dukungan luar biasa yang diberikan oleh para suporter Maroko dan Tunisia. Ia malahan terpukau meski terlihat ramai, para suporter itu tetap tertib dan menghormati penonton yang lain.

“Tapi kita enggak pernah deg-degan dengan mereka walaupun mereka nyanyi mereka yel-yel, mereka tetap tertib mereka tetap menghormati yang lain. Cuma takut aja karena mereka nyanyi bikin Metro goyang jadi takut slip kita,” sambung Abdul Haris.

“Salah satu kunci kemenangan Maroko lawan Belgia kemarin, itu karena faktor suporternya. Di dalam stadion hampir 70-75% isinya suporter Maroko semua. Dan mereka tidak berhenti bernyanyi seakan-akan Maroko main di kandang sendiri, jadi itu yang bikin Belgia kalah menurut saya. Jadi itu salah satu pembangkit semangat Hakim Ziyech dan kawan-kawan,” tutupnya.

Tunisia sendiri sudah dipastikan gugur dari Piala Dunia 2022 usai gagal merebut dua posisi teratas di Grup D. Sementara Maroko masih berjuang memperebutkan tiket ke babak 16 besar.

Maroko kini bertengger di posisi kedua pada Grup F dengan mengoleksi empat poin. Maroko akan melawan Kanada di laga pamungkas Grup F pada Kamis (1/12/2022) pukul 22.00 WIB.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini