Share

Arsenal Tersingkir Dini dari Piala Liga Inggris 2022-2023, Mikel Arteta Bantah Timnya Kehabisan Bensin

Ilham Sigit Pratama, MNC Portal · Kamis 10 November 2022 11:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 10 45 2704653 arsenal-tersingkir-dini-dari-piala-liga-inggris-2022-2023-mikel-arteta-bantah-timnya-kehabisan-bensin-s1SexP02Bl.jpg Laga Arsenal vs Brighton & Hove Albion di Piala Liga Inggris 2022-2023. (Foto: Reuters)

LONDON – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, bereaksi atas hasil minor timnya di Piala Liga Inggris 2022-2023. Tersingkir dini dari ajang Piala Liga Inggris 2022-2023 usai kalah dari Brighton and Hove Albion, Arteta membantah timnya sudah kehabisan bensin.

Pil pahit diterima Arsenal kala bermain di putaran ketiga Piala Liga Inggris 2022-2023. Tampil di hadapan suporter sendiri, Emirates Stadium, London, Kamis (10/11/2022) dini hari WIB, tim berjuluk The Gunners itu menyerah dengan skor 1-3.

Arsenal vs Brighton & Hove Albion

Arsenal sejatinya sempat unggul lewat gol Eddie Nketiah (20'). Namun, tim tamu comeback lewat penalti Danny Welbeck (27'), Kaoru Mitoma (58'), dan Tariq Lamptey (71').

Usai laga, Arteta ditanya soal kualitas kedalaman skuadnya yang dinilai timpang dari pemain inti. Pelatih asal Spanyol pun sepakat pemain lapis duanya tidak tampil dengan maksimal.

BACA JUGA: Liverpool Susah Payah Kalahkan Derby County di Piala Liga Inggris 2022-2023, Jurgen Klopp Puji Habis Perjuangan Pemainnya

"Itulah skuad yang kami miliki dan kami harus menggunakan dan memanfaatkan skuat dengan cara sebaik mungkin. Hari ini, kami gagal," kata Arteta, dilansir laman resmi klub, Kamis (10/11/2022).

BACA JUGA: Guardiola Puas Manchester City Singkirkan Chelsea dari Piala Liga Inggris 2022-2023

Arsenal pun dinilai sudah mulai kehilangan bensin usai tampil sangar selama musim 2022-2023. Kedalaman skuad tim asal London Utara itu juga dipertanyakan.

Follow Berita Okezone di Google News

Namun, Arteta menganggap kedua hal tersebut bukan alasan timnya kalah. Arteta menilai kegagalan timnya lolos ke babak selanjutnya murni karena anak asuhnya tidak menjalankan taktik dengan maksimal.

"Kami tidak melakukan apa yang harus kami lakukan di area lawan untuk memenangkan pertandingan sepakbola, dan kami membayar harganya," sambungnya.

Mikel Arteta

"Kami tahu di mana kami berada. Kami juga tahu saat kami mengalami cedera tertentu, bahwa skuad sudah sangat sangat pendek," ujar pelatih berusia 40 tahun itu.

"Kami telah mencoba mengelolanya dalam situasi sebaik mungkin. Tapi, serupa saat kita memenangkan pertandingan sepakbola, jadi tidak ada alasan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini