Share

AC Milan Tumbang di Tangan Torino, Stefano Pioli: Kami Kebobolan Terlalu Banyak

Quadiliba Al-Farabi, MNC Media · Senin 31 Oktober 2022 07:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 31 47 2697626 ac-milan-tumbang-di-tangan-torino-stefano-pioli-kami-kebobolan-terlalu-banyak-tUyb30cYT2.JPG Stefano Pioli di laga Torino vs AC Milan (Foto: Reuters)

PELATIH AC Milan, Stefano Pioli memberikan komentar mengenai penyebab kekalahan Rossoneri -julukan AC Milan- dari Torino dalam laga lanjutan Liga Italia 2022-2023. Menurutnya, Rossoneri tak bermain di level tertinggi sehingga membuat gawang timnya kebobolan terlalu banyak.

Laga tersebut berlangsung di Stadion Torino, Turin pada Senin (31/10/2022) dini hari WIB. AC Milan harus tunduk di tangan Torino 1-2.

AC Milan

Torino mencetak dua gol beruntun dalam kurun waktu dua menit lewat Koffi Djidji (35’) dan Aleksei Miranchuk (37’). Sementara AC Milan hanya mampu membalas lewat Junior Messias (67’).

Stefano Pioli membuat beberapa perubahan pada skuad utamanya dibandingkan dengan tim yang mengalahkan Dinamo Zagreb di Liga Champions 2022-2023 26 Oktober 2022 lalu. Di antaranya, Fikayo Tomori kembali tampil setelah diskorsing, Tommaso Pobega tampil di lini tengah, sementara Junior Messias, Brahim Diaz dan Divock Origi di lini depan.

Namun, dari laman SempreMilan disebutkan rotasi ini terbukti gagal karena menghasilkan penampilan yang paling terputus-putus dan tidak koheren musim ini. Stefano Pioli pun mengaku tampil tidak pada level yang sebenarnya.

“Kami tidak terlalu jernih. Kami tidak bermain di level tertinggi. Pertandingan harus ditangani, menempatkan kualitas dan determinasi di saat-saat yang menentukan, tetapi kami tidak bagus di area kami dan di area lawan; kami kebobolan terlalu banyak,” ucap Stefano Pioli di laman SempreMilan.

“Kami harus lebih banyak menggiring bola agar lebih terbuka; Junior Messias melakukannya, Rafael Leao kurang. Kami mencoba untuk mendapatkan 4 lawan 4 di depan, tetapi kecepatan permainan dari belakang dan gerakan di depan tidak cepat. Kami tidak secara kualitatif tinggi untuk membuka kunci pertandingan,” lanjutnya.

AC Milan

Dari sini, Stefano Pioli pun langsung merombak susunan pemain skuadnya di awal babak kedua. Dia mengganti Rafael Leao, Brahim Diaz, dan Pierre Kalulu sekaligus.

“Saya ingin mengubah sesuatu, mencari lebih banyak keaktifan dan pergerakan tanpa bola, dengan lebih banyak dorongan dengan Dest daripada Kalulu,” lanjutnya mengomentari keputusan tersebut.

Dengan hasil ini pun mereka mengakhiri rekor kemenangan dalam tujuh laga terakhir. Di tabel klasemen, poin mereka tetap 26 dan duduk di peringkat ketiga lantaran gagal menyalip Atalanta yang berbeda satu poin di atasnya.

Mereka juga gagal menipiskan ketinggalan poin dari Napoli di puncak klasemen sementara Liga Italia 2022-2023. Saat ini, perbedaan poin kedua tim adalah 6 poin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini