Lineker menyebut blunder tersebut menyebabkan Chelsea kebobolan tiga gol di babak pertama. Hal itu dinilai menjadi biang keterpurukan tim berjuluk The Blues tersebut.
“Sistem Potter dari 3 bek dan winger di wingback, yang dia ubah dengan sangat cepat dari pertandingan liga Chelsea sebelumnya, itu gagal total di babak pertama,” tulis Lineker di Twitter pribadinya, @GaryLineker, Minggu (30/10/2022).

Potter memang kerap bergonta-ganti formasi selama menangani Chelsea. Potter bergonta-ganti skema dari 3-4-3, 3-5-1-1, ataupun 3-5-2.
Skema Potter yang berubah-ubah dinilai membuat para pemain Chelsea tidak nyaman. Sebab, Jorginho dan kolega harus terus beradaptasi dengan sistem bermain baru di tiap pekannya.
(Djanti Virantika)