Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Makna Menarik di Balik Selebrasi Diogo Dalot yang Memegang Nadi Leher di Laga Manchester United vs Sheriff Tiraspol

Andhika Khoirul Huda , Jurnalis-Jum'at, 28 Oktober 2022 |14:29 WIB
Makna Menarik di Balik Selebrasi Diogo Dalot yang Memegang Nadi Leher di Laga Manchester United vs Sheriff Tiraspol
Pemain Manchester United, Diogo Dalot. (Foto: Reuters)
A
A
A

MANCHESTER – Pemain Manchester United, Diogo Dalot melakukan selebrasi unik saat sukses menyumbang satu gol dalam kemenangan 3-0 yang diraih Setan merah atas Sheriff Tiraspol di matchday kelima Gruo E Ligaa Eropa 2022-2023. Ternyata memegang nadi leher merupakan selebrasi yang sudah Dalot persiapkan usai terinspirasi bermain kartu UNO bersama rekan-rekan setimnya di Tim Nasional (Timnas) Portugal.

Dalam pertandingan yang berlangsung pada Jumat (28/10/2022) dini hari WIB di Old Trafford itu, Dalot membuka papan skor untuk Setan Merah pada menit 44. Dia menjebol gawang klub Liga Moldova itu dengan tandukannya yang menyambar sepak pojok Christian Eriksen.

Setelah mencetak gol, pemain berusia 23 tahun itu melakukan selebrasi yang tidak biasa. Dia berlari ke pinggir lapangan dan melompat sambil memegang lehernya dengan kedua jarinya.

Selebrasi Dioo Dalot di laga Man United vs Sheriff Tiraspol

Mantan bek FC Porto itu pun membeberkan bahwa selebrasi itu meniru gestur memeriksa nadi yang berkaitan dengan kebiasaannya saat bermain kartu UNO dengan rekannya di Timnas Portugal. Menurutnya, gaya itu orisinil dibuat olehnya dan dia bakal melakukannya lagi jika mencetak gol.

"Ah ya itu 'periksa nadi'! Itu hal yang lucu,” kata Dalot dilansir dari laman resmi Man United, Jumat (28/10/2022).

“Saya memiliki beberapa teman di tim nasional dan kami bermain Uno. Lalu, ketika kami meletakkan kartu +4, semua orang seperti ini (menunjuk ke leher) karena kami tidak memiliki kartu +4 lagi,” tambahnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement