Share

Suporter Lampaui Kapasitas Stadion Kanjuruhan, Arema FC Tegaskan Tak Cetak Tiket Lebih

Andri Bagus Syaeful , MNC Portal · Jum'at 07 Oktober 2022 14:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 07 51 2682645 suporter-lampaui-kapasitas-stadion-kanjuruhan-arema-fc-tegaskan-tak-cetak-tiket-lebih-UWVoW22CQ5.jpg Kerusuhan pascalaga Arema FC vs Persebaya Surabaya (Foto: Avirista Midaada/MPI)

SUPORTER lampaui kapasitas stadion Kanjuruhan, Arema FC tegaskan tak cetak tiket lebih akan dibahas pada artikel ini. Media Officer Arema, Sudarmaji menyatakan dengan tegas membantah panitia pertandingan (Panpel) mencetak tiket melebihi kapasitas Stadion.

Seperti diketahui, sepakbola Indonesia saat ini tengah berduka setelah insiden berdarah pascalaga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada Sabtu 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang. Insiden tersebut memakan korban yang diperkirakan mencapai 125 orang meninggal dunia.

Namun, terdapat kabar yang mengatakan bahwa pertandingan tersebut dihadiri lebih dari kapasitas Stadion Kanjuruhan, Malang. Sementara itu, Sudarmaji selaku media officer Arema mengatakan dengan tegas bahwa panitia penyelenggara tidak mencetak tiket melebihi kapasitas stadion.

Pernyataan itu, memberikan jawaban dengan adanya klaim dari tim investigasi menyebutkan dalam tragedi tersebut penonton melebihi kapasitas stadion. Dalam laga pekan ke-11 Liga 1 itu memang dihadiri 42.558 orang.

BACA JUGA:Bomber Timnas China U-17 Quattrick, Arkhan Kaka Tergeser dari Top Skor Kualifikasi Piala Asia U-17 2023

Sudarmaji mengatakan panpel Arema FC mencetak total 42 ribu tiket, sedangkan kapasitas stadion mencapai 45 ribu penonton. Jumlah itu sudah termasuk tribun berdiri yang mencapai kurang lebih 7 ribuan penonton.

"Untuk tiket bisa kita pastikan kita mencetak tidak melebihi batas kuota. Bisa disaksikan di pertandingan, tidak ada satupun luberan penonton hingga ke sentelban," Sudarmaji dilansir dari Wearemania, Kamis (6/10/2022).

Sudarmaji mengatakan, panpel Arema FC sudah melakukan pekerjaan cukup baik dalam penyelenggaraan pertandingan pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 itu. Catatan itu ditandai laga berjalan lancar selama 90 menit.

Arema FC

Namun, faktanya oleh Komisi Disiplin PSSI menilai Arema FC dan panpel dinilai lalai dalam menjaga agar suporternya tidak masuk ke lapangan. Alhasil, tim berjuluk Singo Edan diberikan denda Rp250 juta, dan larangan berkecimpung di sepak bola Indonesia seumur hidup untuk Ketua Panpel Abdul Haris dan Security Officer Suko Sutrisno.

"Kepanpelan sudah menyelenggarakan rundown pertandingan dengan luar biasa. Kami fokus pada pertandingan. Apa yang dilakukan pihak lain (pengamanan) tentang SOP (gas air mata) itu menjadi prosedur mereka," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini