Share

Dadang Aremania Viral di Twitter Usai Terkesan Tolak Bantuan dari Bonek

Dimas Khaidar, Okezone · Jum'at 07 Oktober 2022 13:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 07 51 2682567 dadang-aremania-viral-di-twitter-usai-terkesan-tolak-bantuan-dari-bonek-06oBVVKRuP.jpg Dadang Aremania viral di Twitter usai terkesan menolak bantuan dari Bonek (Foto: Arema FC)

DADANG Aremania -suporter Arema FC- mendadak viral di Twitter usai terkesan menolak bantuan dari Bonek -sebutan suporter Persebaya Surabaya. Salah satu wakil Aremania, Dadang Indarto menjadi trending pasca Tragedi Stadion Kanjuruhan.

Dadang Indarto diundang di Mata Najwa yang dipandu oleh Najwa Shihab pada Kamis 6 Oktober 2022 untuk mengusut Tragedi Stadion Kanjuruhan pascalaga Arema FC vs Persebaya Surabaya. Seperti diketahui, insiden berdarah yang memakan korban ratusan jiwa itu menjadi salah satu peristiwa terkelam di dunia sepakbola Indonesia.

Insiden tersebut terjadi usai Arema FC menelan kekalahan 2-3 dari Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu 1 Oktober 2022 malam WIB. Suporter Arema FC yang kecewa kemudian turun ke lapangan untuk meluapkan kekecewaannya.

Nahas, aparat kepolisian yang hendak mengamankan keadaan justru menembakkan gas air mata ke arah suporter yang berada di tribun Stadion Kanjuruhan. Sesak dan berdesak-desakan disinyalir menjadi salah satu faktor banyaknya korban berjatuhan.

BACA JUGA:Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Palestina, Nabil Asyura Beri Update soal Kondisinya

Najwa Shihab pun memandu program Mata Najwa yang bertujuan untuk mengusut tuntas tragedi tersebut. Dadang Indarto menjadi salah satu perwakilan Aremania justru menuai kontroversi yang dinilai bisa memecah belah Aremania dan Bonek yang baru saja mendeklarasikan perdamaian.

Dadang Indarto terkesan menolak keinginan pentolan Bonek yang hendak hadir ke Stadion Kanjuruhan untuk berdoa kepada para korban yang meninggal. Ia menyebut Aremania sepakat bahwa masalah yang terjadi di Stadion Kanjuruhan bukanlah takdir.

“Matur suwun sekali lagi atas suportnya kepada kami, saya, kami sepakat untuk masalah yang kemarin bukanlah takdir,” tutur Dadang Aremania di Mata Najwa.

Aremania

“Untuk usut tuntas bersama, mohon maaf sekali lagi kami sudah bergerak, bukan hanya Bonek, tapi juga seluruh suporter di Indonesia doakan kami saja,” lanjutnya.

“Ini tim independen sudah berjalan dan membuka fakta sebenarnya, nanti berjalan beriringan dengan tim independen yang dibentuk Prof Mahfud MD,” pungkas Dadang Aremania.

Melihat respons dari Dadang Indarto, sejumlah Aremania pun langsung mengecam pernyataan Dadang Indarto. Bahkan, akun Twitter Arema Indonesia turut mengomentari pernyataannya.

“Tim Mata Najwa kalau cari narasumber Aremania yang pintar dan kompeten, kita punya stock melimpah,” tulis @AremaFC.

“Saya Arek Malang meminta maaf kepada dulur Surabaya, terutama Adi Peci atas segala statement yang dilontarkan oleh Mas Dada,” tulis @Ranggaraka928.

“Jelas jelas semua elemen suporter ingin membantu dan bareng-bareng mengawal usut tuntas tragedi Kanjuruhan, mau nangis dengan statement mas Dadang,” tambah @nandatitis.

Pasca pernyataannya pun Dadang Indarto langsung memberikan pernyataan minta maaf. Ia menyebut tidak ada maksud untuk menolak kehadiran suporter Bonek ke Malang.

“Saya Dadang, secara pribadi mohon maaf, mungkin atas kekeliruan omongan saya. Tidak ada maksud untuk menolak kehadiran teman-teman Bonek ke Malang, temang-teman suporter ke Malang, tidak ada. Khususnya kepada Bonek sepurane (mohon maaf), monggo, sampean mau ke Malang monggo. Meskipun mau ikut tahlil monggo,” tutur Dadang dari video yang dibagikan @alis_keriting.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini