“Matur suwun sekali lagi atas suportnya kepada kami, saya, kami sepakat untuk masalah yang kemarin bukanlah takdir,” tutur Dadang Aremania di Mata Najwa.

“Untuk usut tuntas bersama, mohon maaf sekali lagi kami sudah bergerak, bukan hanya Bonek, tapi juga seluruh suporter di Indonesia doakan kami saja,” lanjutnya.
“Ini tim independen sudah berjalan dan membuka fakta sebenarnya, nanti berjalan beriringan dengan tim independen yang dibentuk Prof Mahfud MD,” pungkas Dadang Aremania.
Melihat respons dari Dadang Indarto, sejumlah Aremania pun langsung mengecam pernyataan Dadang Indarto. Bahkan, akun Twitter Arema Indonesia turut mengomentari pernyataannya.
“Tim Mata Najwa kalau cari narasumber Aremania yang pintar dan kompeten, kita punya stock melimpah,” tulis @AremaFC.
“Saya Arek Malang meminta maaf kepada dulur Surabaya, terutama Adi Peci atas segala statement yang dilontarkan oleh Mas Dada,” tulis @Ranggaraka928.
“Jelas jelas semua elemen suporter ingin membantu dan bareng-bareng mengawal usut tuntas tragedi Kanjuruhan, mau nangis dengan statement mas Dadang,” tambah @nandatitis.
Pasca pernyataannya pun Dadang Indarto langsung memberikan pernyataan minta maaf. Ia menyebut tidak ada maksud untuk menolak kehadiran suporter Bonek ke Malang.
“Saya Dadang, secara pribadi mohon maaf, mungkin atas kekeliruan omongan saya. Tidak ada maksud untuk menolak kehadiran teman-teman Bonek ke Malang, temang-teman suporter ke Malang, tidak ada. Khususnya kepada Bonek sepurane (mohon maaf), monggo, sampean mau ke Malang monggo. Meskipun mau ikut tahlil monggo,” tutur Dadang dari video yang dibagikan @alis_keriting.
(Dimas Khaidar)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.