BANGKIT dari tragedi Stadion Kanjuruhan, Bima Sakti inginkan suporter sepakbola di Indonesia bersatu. Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti meminta tragedi di Stadion Kanjuruhan membuka pintu untuk seluruh suporter di Tanah Air saling merangkul satu sama lain.
Tentunya, hal tersebut memiliki tujuan. Tujuannya yakni untuk memulai sepak bola yang lebih baik lagi di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, tragedi Stadion Kanjuruhan menjadi cerita kelam untuk dunia sepak bola Tanah Air. Sebab, tragedi itu memakan ratusan korban jiwa dari suporter Arema FC.
Bima Sakti selaku pelatih Timnas Indonesia U-17 menganggap tragedi Stadion Kanjuruhan harus dijadikan ajang saling menguatkan antar suporter. Oleh karena itu, rivalitas yang terlalu berlebihan antar suporter sudah harus dihilangkan.
BACA JUGA:Kiper FC Copenhagen Sebut Erling Haaland Bukan Manusia Usai Gawangnya Dibobol 2 Kali
"Harapannya ini momentum semua suporter bersatu. Mari bangkitkan sepak bola Indonesia," kata Bima Sakti, Rabu (5/10/2022).
Pelatih berusia 46 tahun itu mengatakan Timnas Indonesia U-17 akan berjuang agar bisa meraih kemenangan demi kemenangan dalam babak Kualifikasi Piala Asia U-17 2023. Sebab, kemenangan itu dipersembahkan untuk korban Stadion Kanjuruhan.