Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Thomas Tuchel Dipecat Chelsea, Antonio Rudiger Sedih Campur Kaget

Rio Eristiawan , Jurnalis-Kamis, 22 September 2022 |22:05 WIB
Thomas Tuchel Dipecat Chelsea, Antonio Rudiger Sedih Campur Kaget
Thomas Tuchel bersama Antonio Rudiger kala sama-sama di Chelsea. (Foto: Reuters)
A
A
A

MADRID – Bek Real Madrid, Antonio Rudiger, mengomentari pemecatan Thomas Tuchel dari kursi kepelatihan Chelsea. Dia mengaku sedih campur kaget mendengar kabar pemecatan mantan pelatihnya tersebut.

Chelsea secara mengejutkan mengambil keputusan untuk memecat Tuchel sebagai pelatih kepada. Keputusan tersebut tak lepas dari hasil buruk yang didapatkan The Blues -julukan Chelsea.

Antonio Rudiger

Pasalnya, Chelsea memulai musim 2022-2023 dengan hasil yang kurang meyakinkan, setelah di tiga laga pembuka hanya meraih satu imbang dan dua kekalahan. Meski berhasil bangkit dengan mendapat kemenangan, The Blues kembali menelan kekalahan di Liga Champions.

BACA JUGA: Panas, Christian Pulisic Bongkar Borok Mantan Pelatih Chelsea Thomas Tuchel

Chelsea kalah 0-1 dari Dinamo Zagreb di pertandingan pembuka Grup E Liga Champions 2022-2023 di Stadion Maksimir, Selasa 6 September 2022. Pemilik The Blues, Todd Boehly, pun mengambil keputusan untuk memecat Tuchel demi menyelamatkan masa depan timnya.

BACA JUGA: 5 Pelatih Bintang yang Masih Tak Punya Klub saat Ini, Nomor 1 Persembahkan 11 Trofi untuk Real Madrid

Sementara itu, keputusan memecat Tuchel pun mendapatkan respons dari Rudiger. Ia menjelaskan mantan pelatihnya diizinkan untuk mendatangkan pemain baru pada bursa transfer musim panas 2022, tetapi hanya untuk dipecat usai mendapat hasil buruk di beberapa pertandingan.

“Pertama, dia (Thomas Tuchel) diizinkan mendatangkan pemain baru, hanya untuk dipecat setelah beberapa pertandingan. Saya terkejut dengan pemecatan tersebut," kata Rudiger, dilansir dari Tribalfootball, Kamis (22/9/2022).

Rudiger mengaku sedih dengan pemecatan Tuchel. Ia pun memberikan ucapan terima kasih kepada mantan pelatihnya itu. Menurutnya, Tuchel sebenarnya sukses datang ke Chelsea karena dapat melakukan pekerjaan yang mustahil untuk meraih beberapa gelar.

“Hari pemecatan (Tuchel) adalah hari yang menyedihkan bagi saya. Saya menulis pesan kepadanya setelah itu dan mengucapkan terima kasih untuk semuanya," ucapnya.

Thomas Tuchel

“Dia datang untuk semua orang, bukan hanya saya. Jika Anda melihat dari mana kami berasal dan ke mana dia membawa kami, dia melakukan hal yang mustahil," jelasnya.

Pemain asal Jerman itu pun menyebut pemecatan adalah hal wajar dalam sepakbola. Rudiger pun menyadari bahwa seseorang di sepakbola kadang bisa disanjung bak pahlawan, tetapi bisa menjadi pecundang.

“Tapi Anda tahu bagaimana itu di sepakbola. Terkadang Anda adalah pahlawan, terkadang menjadi pecundang," pungkasnya.

(Djanti Virantika)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement