Share

5 Alasan Proses Naturalisasi Jordi Amat Wajib Dilanjutkan meski Gabung JDT, Nomor 1 Timnas Indonesia Bisa Cetak Sejarah

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 30 Juni 2022 06:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 30 51 2620749 5-alasan-proses-naturalisasi-jordi-amat-wajib-dilanjutkan-meski-gabung-jdt-nomor-1-timnas-indonesia-bisa-cetak-sejarah-V3h7rzbEty.jpg Berikut 5 alasan proses naturalisasi Jordi Amat wajib dilanjutkan. (Foto: Instagram/@jordiamat5)

SEBANYAK 5 alasan proses naturalisasi Jordi Amat wajib dilanjutkan meski sang pemain gabung Johor Darul Takzim (JDT) akan dibahas dalam artikel ini. Rabu 29 Juni 2022 sore WIB, Jordi Amat resmi diumumkan gabung klub Raksasa Liga Malaysia tersebut.

Keputusan itu membuat sejumlah pencinta sepakbola Indonesia kesal. Mereka tak setuju Jordi Amat  melanjutkan karier di Asia, meski mendapat tawaran dari sejumlah klub Yunani dan Rusia.

Sejumlah netizen yang kontra dengan keputusan Jordi Amat pun meminta DPR untuk membatalkan proses naturalisasi pemain asal Spanyol tersebut. Di saat bersamaan, Ketua Komisi X DRP RI, Syaiful Huda, setuju proses naturalisasi Jordi Amat dibatalkan.

“Saya setuju, naturalisasi Jordi Amat dibatalkan. Kita minta STY (Shin Tae-yong) dan Kemenpora bersikap tegas,” tulis Syaiful di Instagram, Rabu (29/6/2022).

Meski begitu, ada sejumlah alasan proses naturalisasi Jordi Amat wajib dilanjutkan. Ada banyak manfaat yang bisa diambil jika Timnas Indonesia diperkuat Jordi Amat.

Berikut 5 alasan proses naturalisasi Jordi Amat wajib dilanjutkan:

5. Pengalaman Main di Eropa

Jordi Amat

Jordi Amat tak sekadar main di Eropa. Ia pernah merumput di sejumlah klub kasta teratas Liga Spanyol dan mentas di Liga Inggris bareng Swansea City. Terakhir sebelum gabung JDT, Jordi Amat merupakan kapten klub kasta teratas Liga Belgia, KAS Eupen.

Fakta ini menunjukan Jordi Amat bukanlah pemain sembarangan. Dengan gabung Timnas Indonesia, Jordi Amat bisa mentransfer ilmunya kepada sejumlah personel Timnas Indonesia, terutama yang beroperasi di bagian belakang.

4. Main di Kompetisi 10 Besar Asia

Jordi Amat

Jordi Amat dikecam karena gabung JDT yang mentas di Liga Malaysia. Di atas kertas, Liga Malaysia masih masuk 10 besar kompetisi top Asia. Saat ini Liga Malaysia menempati peringkat sembilan, jauh mengungguli Indonesia yang menduduki posisi 27!

JDT juga bukanlah klub sembarangan. Di Liga Champions Asia 2022, JDT lolos ke 16 besar dengan status juara grup setelah mengungguli Kawasaki Frontale (Jepang), Ulsan Hyundai (Korea Selatan) dan Guangzhou (China). Di 16 besar, JDT bakal bersua Urawa Reds (Jepang) dan tenaga Jordi Amat bakal sangat dibutuhkan.

3. Infrastruktur Klub Mumpuni

JDT

Soal infrastruktur, JDT merupakan salah satu yang terbaik di Asia. Bahkan diakui Jordi Amat, JDT memiliki fasilitas yang paling bagus ketimbang klub mana pun yang pernah ia bela selama ini.

“Saya bisa mengunjungi semua fasilitas mereka (JDT). Saya bisa jamin kepada teman-teman semua bahwa fasilitas seperti ini belum pernah saya temui di tim saya sebelumnya,” kata Jordi Amat.

2. Punya Banyak Waktu Istirahat

Jordi Amat

Dengan main di JDT, Jordi Amat memiliki waktu istirahat lebih banyak dan tenaganya bisa sangat diandalkan untuk memperkuat skuad Garuda. Dengan usia yang sudah tak muda lagi untuk ukuran pesepakbola (30 tahun), Jordi Amat mesti pintar-pintar menjaga kondisi tubuhnya.

Sekadar diketahui, Liga Super Malaysia hanya melakoni 22 pertandingan. Selain itu, jarak antara Johor dengan Jakarta hanya dua jam jika ditempuh menggunakan pesawat terbang.

1. Turun di Piala AFF

Jordi Amat

Jika gabung klub Eropa, kecil peluang Jordi Amat membela Timnas Indonesia di Piala AFF. Beda halnya jika Jordi Amat gabung JDT. Dengan hengkang ke JDT, Jordi Amat dipercaya dapat membela Timnas Indonesia di Piala AFF.

Sebab, ketika Piala AFF bergulir, kompetisi atau turnamen di Malaysia, biasanya sudah selesai atau dihentikan sementara. Kehadiran Jordi Amat di lini pertahanan dipercaya dapat memperkukuh daya tahan skuad Garuda.

Dengan begitu, peluang Timnas Indonesia mencetak sejarah sangat besar, yakni memenangkan trofi Piala AFF untuk pertama kalinya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini