Share

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia U-19 Juara Piala AFF U-19 2013 karena Dibantu Wasit dan Main Kasar!

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 24 Juni 2022 11:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 24 51 2617374 media-vietnam-sebut-timnas-indonesia-u-19-juara-piala-aff-u-19-2013-karena-dibantu-wasit-dan-main-kasar-3O71kKe7tK.jpg Timnas Indonesia U-19 juara Piala AFF U-19 2013. (Foto: KORAN SINDO)

MEDIA Vietnam, Soha.vn, menyebut Timnas Indonesia U-19 juara Piala AFF U-19 2013 karena dibantu wasit dan main kasar. Mereka masih tidak terima Timnas Vietnam U-19 kalah dramatis dari Timnas Indonesia U-19 di partai puncak Piala AFF U-19 2013.

Indonesia diketahui sebagai tuan rumah Piala AFF U-19 2013. Saat itu di fase grup, Timnas Indonesia U-19 tergabung di grup neraka bersama Vietnam, Thailand, Malaysia, Myanmar dan Brunei Darussalam.

Timnas Vietnam U-19

(Timnas Vietnam U-19 kalah dari Indonesia di final Piala AFF U-19 2013. (Foto: Soha)

Vietnam saat itu keluar sebagai juara Grup A dengan menyapu bersih lima pertandingan, termasuk mengalahkan Timnas Indonesia U-19 dengan skor 2-1. Kemudian, posisi dua ditempati Timnas Indonesia U-19 dengan koleksi 10 angka.

Alhasil, Vietnam dan Timnas Indonesia U-19 lolos ke semifinal mewakili Grup A. Di semifinal, Vietnam menang 1-0 atas Laos. Sementara itu, Timnas Indonesia U-19 menumbangkan Timor Leste 2-0.

Hasil di atas membuat Timnas Indonesia U-19 dan Vietnam kembali bertemu, kali ini di partai puncak Piala AFF U-19 2013. Ini merupakan final pertama Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19. Sementara bagi Vietnam, ini merupakan final kedua bagi mereka.

Mumpung bermain di kandang tepatnya di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Timnas Indonesia U-19 yang diperkuat Evan Dimas bermain militan. Setelah bermain 0-0 selama 120 menit, Timnas Indonesia U-19 keluar sebagai juara Piala AFF U-19 2013 usai mengalahkan Vietnam via adu penalti dengan skor 7-6!

Namun, media Vietnam mengkiriti hasil di atas. Mereka menyebut Timnas Indonesia U-19 memenangkan pertandingan karena bermain kasar dan dibantu wasit yang memimpin pertandingan, Sivakorn Pu-Udom (Thailand). Wasit dinilai enggan memberikan kartu merah meski dalam pandangan mereka, personel Timnas Indonesia U-19 bermain kasar.

“Indonesia U-19 memang sering bermain kasar. Namun, di final 2013, mereka bermain lebih anti-sepakbola. Pemain-pemain tuan rumah terus-menerus memeragakan aksi berbahaya untuk mencegah permainan Vietnam U-19,” tulis Soha.

“Dengan bantuan wasit, Indonesia U-19 berhasil mengalahkan Vietnam U-19. Setelah bermain 0-0, mereka memaksa pertandingan ke babak adu penalti. Meski mendominasi laga, Vietnam U-19 kalah adu penalti dengan skor 6-7,” lanjut Soha.

 Timnas Indonesia U-19

(Timnas Indonesia U-19 juara Piala AFF U-19 2013. (Foto: KORAN SINDO)

“Akibat permainan keras Indonesia, kapten Luon Xuan Troung mengalami patah tulang tangan, sedangkan Hong Duy mengalami pembengkakan di engkel. Pemain Vietnam U-19 gagal memenangkan trofi karena keburukan tuan rumah di balik bantuan wasit,” tegas Soha.

Terlepas dari kritikan di atas, keberhasilan Evan Dimas dan kawan-kawan menjadi juara Piala AFF U-19 2013, membuat Timnas Indonesia U-19 mendapat sorotan pencinta sepakbola Tanah Air hingga sekarang.

Terdekat, Timnas Indonesia U-19 akan tampil di Piala AFF U-19 2022 yang berlangsung di Jakarta-Bekasi pada 2-15 Juli 2022. Timnas Indonesia U-19 lagi-lagi tergabung bersama Vietnam, tepatnya di Grup A bareng Thailand, Myanmar, Filipina dan Brunei Darussalam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini