Share

Bobotoh Demo Tuntut Manajemen Persib Bandung Minta Maaf

Iqbal Kukuh, Jurnalis · Selasa 21 Juni 2022 17:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 21 49 2615581 bobotoh-demo-tuntut-manajemen-persib-bandung-minta-maaf-L3NcsnnJyb.jpg Bobotoh meminta permintaan maaf manajemen Persib Bandung (Foto: MPI/Iqbal Kukuh)

BANDUNG – Sebanyak dua orang Bobotoh, kelompok suporter Persib Bandung, meninggal dunia di Stadion Gelora Bandung Lautan Apri (GBLA), Jumat 17 Juni 2022, malam WIB. Atas kejadian nahas itu, Bobotoh pun memuntut permintaan maaf dari manajemen Persib.

Ratusan bobotoh kembali menggelar demo di depan kantor PT. Persib Bandung Bermartabat di Jalan Sulanjana, Bandung, Selasa (21/6/2022) sore WIB. Bobotoh mulai berkumpul pada pukul 14.45 WIB dengan membawa spanduk berisi tuntutan.

Insiden di pintu masuk GBLA (Foto: Istimewa)

Melalui pengeras suara, kordinator aksi menyebut, ada empat tuntutan utama, yaitu menuntut panitia pelaksana (Panpel) pertandingan untuk meminta maaf dan mengakui kesalahan serta kelalaiannya. Kedua, evaluasi besar-besaran dalam tubuh Panpel Persib.

Ketiga, Panpel harus mengimplementasikan pasal 54 ayat 4 dan 5 UU keolahragaan no 11 tahun 2022, yaitu memenuhi hak supporter yang sudah mengikuti prosedur (membeli tiket), dan terakhir tidak ada negosiasi.

Perwakilan bobotoh, Ruhana, mengatakan, pihaknya memberi waktu 1x24 jam pada Persib untuk menyatakan maaf, bahwa insiden ini merupakan kelalaian, bukan musibah.

"Kami tekankan di sini, itu kelalaian dari Panpel Persib. Jika dicegah dari awal, mungkin tidak akan terjadi seperti hal tersebut," katanya disela-sela aksi.

Persib Bandung berduka (Foto: Twitter/@persib)

Jika tidak respons baik dari pihak manajemen Persib, bobotoh akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih banyak.

"Kita tunggu sampai besok. Kalau memang tidak ada respons dari semua stakeholder, kita akan membuat aksi lebih besar di sini lagi karena ini soal kemanusiaan," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini