Share

Juventus Ditinggal Giorgio Chiellini, Massimiliano Allegri Sebut 2 Pemain Ini Pengganti yang Tepat

Andhika Khoirul Huda, MNC Portal · Jum'at 03 Juni 2022 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 02 47 2604549 juventus-ditinggal-giorgio-chiellini-massimiliano-allegri-sebut-2-pemain-ini-pengganti-yang-tepat-gd1J0zk9Ay.jpg Giorgio Chiellini tak lagi bersama Juventus musim depan (Foto: Reuters)

JUVENTUS dipastikan kehilangan Giorgio Chiellini di akhir musim ini. Pemain 37 tahun itu memutuskan untuk tak lagi memperpanjang masa baktinya di Turin, meski dirinya masih diperlukan dalam tim.

Kehilangan sosok jenderal bertahan, praktis Juventus harus mencari penggantinya. Namun, pelatih Juventus, Massimiliano Allegri tak khawatir akan hal tersebut.

De Ligt

(Matthijs de Light disebut pemimpin masa depan Juventus)

Pelatih berpaspor Italia itu sudah menemukan sosok yang pas sebagai pemimpin di lini belakang Juventus. Adapun Massimiliano Allegri menyebut Matthijs de Ligt dan Manuel Locatelli bakal menjadi pemimpin masa depan di tim racikannya tersebut.

Baginya sosok pemimpin di lapangan merupakan hal penting. Sebab demikian, ia dengan percaya diri mempercayakan kepemimpian tersebut kepada dua pemain muda yang ia miliki saat ini.

“Kepemimpinan itu penting, tetapi Anda harus memilikinya, Anda tidak mendapatkannya seiring bertambahnya usia,” kata Massimiliano Allegri dilansir dari Football Italia.

“Giorgio Chiellini adalah salah satu pemimpin, sama seperti Andrea Barzagli, Gigi Buffon atau Claudio Marchisio. Sekarang, kami memiliki dua pemimpin untuk masa depan, yaitu Matthijs de Ligt dan Manuel Locatelli,” imbuhnya.

Selain dua nama tersebut, mantan pelatih AC Milan itu juga menyebut nama striker muda yang baru direkrutnya pada Januari 2022 lalu, Dusan Vlahovic. Menurutnya, penyerang yang dibeli dari Fiorentina itu juga memiliki bakat untuk menjadi pemimpin di Juventus.

Manuel Locatelli

(Manuel Locatelli (kanan) ketika membela Juventus)

“Dusan Vlahovic bisa menjadi pemimpin dengan caranya. Dia selalu ingin menang meski baru berusia 22 tahun. Lebih dari sekadar kata-kata, dia akan menjadi pemimpin yang karismatik,” jelas pelatih berusia 54 tahun itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini