SEBANYAK 9 pertukaran pemain yang paling terkenal di dunia sepak bola akan dibahas pada artikel satu ini. Seperti diketahui, pertukaran pemain merupakan hal lumrah di dunia sepak bola.
Biasanya, pertukaran pemain dilakukan oleh dua pihak klub, yang saling membutuhkan si pemain satu sama lain. Pertukaran pemain juga bisa dijadikan opsi ‘mahar’ bagi klub untuk menembus harga seorang pemain, yang dirasa terlampau mahal.
Lantas, siapa saja pemain yang pernah pindah ke klub lain karena adanya kebijakan pertukaran pemain antar dua klub? Berikut ini 9 pertukaran pemain yang paling terkenal di dunia sepak bola:
9. Alexis Sanchez dan Henrikh Mkhitaryan

Pada tahun 2018, terjadi pertukaran antara Alexis Sanchez dan Henrikh Mkhitaryan. Ketika itu Manchester United tengah memerlukan penyerang bertipikal cepat yang bisa membombardir pertahanan lawan.
Jadilah Setan Merah membidik Alexis Sanchez untuk diboyong ke Old Trafford. Di pertukaran ini, Manchester United harus merogoh dana sebesar 50 juta Euro (Rp780 miliar) demi mendapatkan jasa Alexis Sanzhez, di samping itu Setan Merah menyerahkan Henrikh Mkhitaryan sebagai tambahan perjanjian transfer.
8. Ashley Cole dan William Gallas

Chelsea tampak tak puas dengan kinerja William Gallas. Sebab demikian, Chelsea merayu Arsenal untuk melepas bek kiri mereka, Ashley Cole.
Chelsea sendiri rela mengeluarkan kocek sebesar 5 juta Pounds (sekira Rp91 miliar) demi mendapatkan Ashley Cole. Selain itu, Chelsea pun telah menyiapkan William Gallas sebagai pengganti Ashley Cole di Arsenal. Pertukaran pemain ini pun berhasil dilakukan pada bursa transfer musim panas 2016.
7. Clarence Seedorf dan Francesco Coco

Kebijakan pertukaran pemain ini cukup unik. Beda dari Ashley Cole dan William Gallas, baik Clarence Seedorf dan Francesco Coco diketahui bermain di posisi berbeda.
Hanya saja, AC Milan kepalang kepincut dengna kinerja Clarence Seedorf di Inter Milan. Uniknya, meski kedua tim ini rival, AC Milan pun memberikan pemainnya sebagai pengganti Clarence Seedorf yang diboyong ke San Siro pada 2002 silam.
6. Roberto Carlos dan Ivan Zamorano

Lebih lampau lagi, ada pertukaran pemain yang terjadi pada tahun 1996. Di mana performa Roberto Carlos ternyata memikat perhatian Real Madrid.
Tanpa pikir panjang, Real Madrid langsung menyodorokan penawaran kepada Inter Milan. Mereka pun menyiapkan strikernya, Ivan Zamorano demi bisa menebus Roberto Carlos dari Inter Milan.
5. David Luiz dan Nemanja Matic

Pada bursa transfer musim dingin 2011 Roman Abramovich tengah mencari bek, demi memperkuat lini bertahan Chelsea. Alhasil, ia menemukan sosok David Luiz, yang ia anggap tangguh dan kokoh menjaga pertahanan.
Demi bisa memboyong David Luiz, Roman Abramovich harus rela kehilangan Nemanja Matic sebagai perjanjian transfer kedua tim. Beruntung Benfica mau menerima Nemanja Matic dan melepas David Luiz ke Chelsea.
4. Ricardo Quaresma dan Deco

Performa Ricardo Quaresma di Barcelona pada tahun 2004, dinilai tidak memuaskan. Sebab demikian, Blaugrana (julukan Barcelona) ingin melegonya.
Namun, Ricardo Quaresma tidak dibuang begitu saja. Ia dibarter dengan Deco, gelandang menyerang Porto, yang bisa memainkan ritme pertandingan.
3. Luis Garcia dan Fernando Torres

Demi mengincar gelar, Fernando Torres rela hengkang dari Atletico Madrid menuju Liverpool, pada 2007 silam. Akan tetapi, skema transfer kedua tim tidak serta merta begitu saja.
Akhirnya Liverpool melakukan pertukaran pemain. Mereka rela kehilangan Luis Garcia, yang ditukar dengan Fernando Torres.
2. Neto dan Jasper Cillessen
Dua klub Spanyol, Barcelona dan Valencia memiliki kesepakatan untuk saling tukar penjaga gawang. Adalah Neto yang dibajak dari Valencia dan Jasper Cillessen hengkang dari Barcelona.
1. Samuel Eto’o dan Zlatan Ibrahimovic

Di tahun 2009 silam, terjadi kesepakatan sensasional antara Barcelona dan Inter Milan. Karena Barcelona menginginkan Zlatan Ibrahimovic, sebagai gantinya Inter Milan memberikan Samuel Eto’o. Pertukaran pemain itu cukup menguntungkan kedua belah pihak.
Selain itu, Barcelona pun merogoh kocek hingga 46 juta Euro (Rp717 miliar) demi menebus Zlatan Ibrahimovic. Pertukaran dua penyerang ini pun berbuah hasil. Di musim 2009-2010, Zlatan Ibrahimovic sukses merebut juara Liga Spanyol di Barcelona. Sebaliknya, Samuel Eto’o bisa juara Liga Champions di Inter Milan.
(Hakiki Tertiari )
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.