3. Erik Ten Hag Bisa Poles Pemain Biasa Jadi Bagus

Ten Hag punya kemampuan memoles pemain biasa menjadi bagus. Itu terbukti dari kinerja Ten Hag di Ajax yang mengubah karier Dusan Tadic dan Sebastian Haller.
Tadic tampil biasa saja saat main untuk Southampton, tetapi dia tampi luar biasa di bawah asuhan Ten Hag. Seperti Tadic, Ten Hag pun mengubah nasib Haller yang jadi kayu mati di West Ham United. Perlu diketahui, Haller kini sudah menorehkan 33 gol dan empat assist.
2. Taktik dan Filosofi Main Erik Ten Hag

Ten Hag biasa memakai formasi 4-2-3-1 dan 4-3-3 di Ajax. Dalam satu pertandingan, Ajax bisa memakai dua formasi itu sesuai dengan lawan yang dihadapi.
Sementara itu, Man United biasa main dengan formasi 4-2-3-1. Formasi itu dipakai pada era Ole Gunnar Solskjaer dan Rangnick. Jadi, 4-2-3-1 ala Ten Hag seharusnya bisa diadaptasi oleh para pemain Man United pada musim depan.
Meski begitu, 4-2-3-1 ala Ten Hag tentu berbeda dari dua pelatih sebelumnya. Sebab, dia memiliki folosofi tersendiri yang menitikberatkan pada penguasaan bola. Meski butuh waktu untuk beradaptasi, jika semua berjalan lancar, taktik dan filosofi Ten Hag seharusnya bisa berfungsi dengan maksimal di Man United.