Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Pemain Naturalisasi yang Gagal Bersinar di Timnas Indonesia, Nomor 1 Pernah Tersandung Kasus Kriminal

Djanti Virantika , Jurnalis-Senin, 02 Mei 2022 |10:00 WIB
5 Pemain Naturalisasi yang Gagal Bersinar di Timnas Indonesia, Nomor 1 Pernah Tersandung Kasus Kriminal
Ruben Wuarbanaran. (Foto: Okezone)
A
A
A

5 pemain naturalisasi yang gagal bersinar di Timnas Indonesia menarik dikulik. Sebab, di tengah harapan besar bahwa pemain yang sarat akan pengalaman ini bisa membawa Timnas Indonesia berjaya, mereka justru gagal mewujudkannya.

Ya, naturalisasi menjadi program yang kerap dilakukan dalam mencari pemain berkualitas guna memperkuat Timnas Indonesia. Kini, program naturalisasi sendiri tengah ramai dibicarakan kembali, menyusul langkah PSSI yang sedang berusaha menjadikan dua pemain keturunan, Sandy Walsh dan Jordi Amat, sebagai warga negara Indonesia (WNI).

BACA JUGA: 5 Pemain yang Meroket di Era Alfred Riedl, Nomor 1 Diidolai Banyak Kaum Hawa

Namun ternyata, pemain naturalisasi ini tak selamanya bisa diandalkan di Timnas Indonesia. Sebab, beberapa nama bahkan harus gagal total kala membela skuad Garuda. Siapa saja mereka? Sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, berikut 5 pemain naturalisasi yang gagal bersinar di Timnas Indonesia.

BACA JUGA: Kisah Sedih Alexander Pulalo, Legenda Timnas Indonesia yang Jadi Sopir, Hidup Pas-pasan, dan Ditinggal Istri di Masa Tua

5. Tonnie Harry Cusell Lilipaly

Tonnie Harry Cusell Lilipaly menjadi pemain naturalisasi lain yang gagal bersinar di Timnas Indonesia. Dia resmi menjadi WNI pada 2012.

Tonnie pun kemudian mendapat kepercayaan membela skuad Garuda -julukan Timnas Indonesia- di Piala AFF 2012. Namun, kariernya mengalami penurunan setelah itu. Sempat bermain di klub Indonesia, yakni Barito Putera, namun sepupu dari Stefano Lilipaly itu akhirnya didepak. Dia pun akhirnya memilih pulang ke Belanda.

4. Sergio van Dijk

Sergio van Dijk

Lalu, ada nama Sergio van Dijk. Dia memikat hati pelatih Timnas Indonesia usai bersinar kala bermain di level klub di Benua Biru -julukan Eropa. Dia bahkan menyabet status top skor.

Alhasil, PSSI berjuang menaturalisasi pemain asal Belana itu agar Timnas Indonesia menjadi lebih kuat. Pada 2014, Van Dijk pun resmi menjadi wni. Dia akhirnya tampil membela skuad Garuda. Penampilan perdananya tersaji saat melawan Arab Saudi di pra Piala Asia 2015.

Namun, kiprahnya di Timnas Indonesia tak berjalan mulus. Dia tak semoncer saat bermain di level klub karena hanya bisa membukukan 1 gol dari 6 penampilannya. Van Dijk kemudian memilih pulang ke Belanda.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement