1. Soekarno

(Soekarno berpidato, foto: Istimewa)
Posisi pertama tentu ditempati oleh Soekarno atau Bung Karno yang merupakan presiden pertama Indonesia. Pada era itu, Indonesia dan Yugoslavia sangat mesra dan menggalang kekuatan di dunia ketiga. Bung Karno membuat sepak bola menjelma sebagai alat pergerakan. Sebab, sepak bola hanya boleh dimainkan oleh masyarakat Belanda saat Indonesia masih dijajah.
Apalagi, banyak tulisan “Verboden voor Inlanders en Houden” (Dilarang masuk untuk pribumi dan anjing) di setiap pintu lapangan sepakbola. Merasa direndahkan, masyarakat pribumi melakukan perlawanan dengan membuat klub dan kompetisi sendiri. Puncaknya, terbentuklah Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia (sekarang PSSI) pada 1930 yang dipimpin oleh Ir. Soeratin Sosrosoegondo.
(Andika Pratama)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.