Share

5 Bapak Bangsa Indonesia Penggila Sepak Bola, Nomer 1 Presiden Pertama Indonesia

Rina Anggraeni, Sindonews · Sabtu 09 April 2022 12:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 09 51 2576044 5-bapak-bangsa-indonesia-penggila-sepak-bola-nomer-1-presiden-pertama-indonesia-CyKaprR5g6.jpg Berikut lima bapak bangsa Indonesia yang menggilai sepak bola (Foto: Istimewa)

BAPAK bangsa Indonesia penggila sepak bola akan dibahas Okezone. Sepak bola adalah olahraga terpopuler di dunia karena begitu disukai.

Sepak bola pun menjadi olahraga favorit dari tokoh-tokoh penting di Indonesia. Berikut lima bapak bangsa Indonesia yang menyukai sepak bola:

5. M. H. Thamrin

Bapak bangsa Indonesia penggila sepak bola

(M. H. Thamrin, foto: Istimewa)

Daftar ini akan dimulai dengan Mohammad Husni Thamrin atau M. H. Thamrin seorang politikus Volkraad atau Dewan Rakyat. Dia dianggap sebagai sosok yang amat mencintai sepak bola. Thamrin menjadi orang yang mendesak gemeente atau Kota Praja untuk menyediakan lapangan sepak bola untuk klub-klub sepak bola pribumi.

4. Sutan Sjahrir

Bapak bangsa Indonesia penggila sepak bola

(Sutan Sjahrir berpidato, foto: Istimewa)

Sutan Sjahrir juga masuk dalam daftar ini. Beliau diketahui sudah menyukai sepak bola sejak remaja di Bandung, pasca-pindah dari Sumatera Barat pada 1926. Sjahrir yang punya postur kecil, tetapi sanggup memanfaatkan itu untuk merumput sebagai penyerang tengah yang gesit.

Tidak hanya gesit menggiring si kulit bundar, Sjahrir juga andal sebagai goal-getter bagi timnya. Sjahrir dan para sahabatnya sampai harus mengais rezeki dengan jualan barang-barang kerajinan demi bisa membiayai klub sepak bola mereka.

Hampir setiap pertandingan yang digelar, selalu dimenangkan tim Sjahrir. Sikapnya yang tidak arogan dan mengedepankan sportivitas, membuahkan jalinan persahabatan baru dengan para anggota tim lawan, baik pribumi maupun para pemuda kulit putih.

Follow Berita Okezone di Google News

3. Tan Malaka

Bapak bangsa Indonesia penggila sepak bola

(Tan Malaka, foto: Istmewa)

Tan Malaka merupakan seorang pejuang kemerdekaan Indonesia, juga pendiri Partai Murba, dan salah satu Pahlawan Nasional Indonesia. Perlu diketahui, Tan Malaka cukup berbakat sebagai pemain sepak bola.

Bersama Bond Vlugheid Wint, Tan Malaka dikenal sebagai penyerang yang memiliki kecepatan dan andal mencetak gol. Terlebih, Tan Malaka selalu tampil mengerikan waktu tidak memakai sepatu dan saat itulah Tan Malaka selalu membuat kiper lawan kewalahan.

2. Muhammad Hatta

Bapak bangsa Indonesia penggila sepak bola

(Muhammad Hatta sedang menulis, foto: Istimewa)

Wakil Presiden pertama Indonesia, Muhammad Hatta tau Bung Hatta, diketahui menyukai olahraga sepak bola. Saat kecil, Bung Hatta selalu menonton pertandingan sepak bola.

Saat remaja, dia menghabiskan waktu bermain sepak bola di Plein van Rome yang terletak di alun-alun Kota Padang. Dia pun pernah bergabung dengan klub sepak bola Young Fellow. Walaupun berisi sejumlah anak-anak Belanda, Bung Hatta menunjukkan, dia bisa tampil baik.

Kehebatan Bung Hatta dalam sepak bola membuatnya mendapatkan julukan Onpas Seerbar (Sulit Diterobos) dari orang-orang Belanda. Akhirnya, Bung Hatta selalu terlihat menonjol dan mampu mengukir prestasi. Bung Hatta pun mampu meraih juara di Sumatera Selatan selama 3 tahun berturut-turut.

1. Soekarno

Bapak bangsa Indonesia penggila sepak bola

(Soekarno berpidato, foto: Istimewa)

Posisi pertama tentu ditempati oleh Soekarno atau Bung Karno yang merupakan presiden pertama Indonesia. Pada era itu, Indonesia dan Yugoslavia sangat mesra dan menggalang kekuatan di dunia ketiga. Bung Karno membuat sepak bola menjelma sebagai alat pergerakan. Sebab, sepak bola hanya boleh dimainkan oleh masyarakat Belanda saat Indonesia masih dijajah.

Apalagi, banyak tulisan “Verboden voor Inlanders en Houden” (Dilarang masuk untuk pribumi dan anjing) di setiap pintu lapangan sepakbola. Merasa direndahkan, masyarakat pribumi melakukan perlawanan dengan membuat klub dan kompetisi sendiri. Puncaknya, terbentuklah Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia (sekarang PSSI) pada 1930 yang dipimpin oleh Ir. Soeratin Sosrosoegondo.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini