BARCELONA - Ronald Koeman kesal kepada Presiden Barcelona, Joan Laporta. Kekesalan itu muncul karena Barcelona-nya Xavi Hernandez bisa berbelanja pemain, sedangkan hal serupa tidak terjadi pada masa kepelatihannya.
Seperti diketahui, Koeman didepak dari Camp Nou pada Oktober 2021 karena gagal memenuhi ekspektasi klub. Xavi pun masuk sebagai pengganti tidak lama dari pemecatan pelatih asal Belanda itu.

Namun, era kepelatihan Xavi menuai tanda tanya besar bagi mantan pelatih Timnas Belanda itu. Ia menyesalkan kenapa manajemen klub tak memperlakukannya sebaik perlakuan kepada Xavi, terutama soal transfer pemain.
Ambil contoh, Ferran Torres yang dibeli Barcelona dari Manchester City dengan 55 juta euro (sekira Rp874 miliar) pada bursa transfer musim dingin 2022. Padahal, Barcelona tengah terlilit masalah finansial.
"Ini masih menyakitkan bagi saya. Saya bekerja dengan banyak pemain yang cedera," kata Koeman, dikutip dari Marca, Jumat (4/3/2022).
"Namun, kemudian, mereka mendatangkan pemain seharga 55 juta euro (Torres) tak lama setelah melepaskan Lionel Messi," sambungnya dengan sesal.
Alasan itulah yang membuatnya murka terhadap Presiden Barcelona, Joan Laporta. Menurutnya, Laporta telah menjilat ludah sendiri karena mendatangkan Xavi sebagai pelatih.