Share

AS Roma Jumpa Inter Milan di Perempatfinal Coppa Italia, Perasaan Jose Mourinho Campur Aduk

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Jum'at 21 Januari 2022 11:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 21 47 2535619 as-roma-jumpa-inter-milan-di-perempatfinal-coppa-italia-perasaan-jose-mourinho-campur-aduk-7YJujdhsaC.jpg Jose Mourinho kala mendampingi AS Roma berlaga. (Foto: Reuters)

ROMA – Pelatih AS Roma, Jose Mourinho, mengomentari hasil undian perempatfinal Coppa Italia 2021-2022. Harus bersua Inter Milan, perasaan Mourinho campur aduk.

Sebagaimana diketahui, Giallorossi –julukan Roma- baru saja meraih kemenangan 3-1 atas Lecce di babak 16 besar Coppa Italia 2021-2022. Alhasil, sesuai undian, mereka bakal berhadapan dengan Inter di perempatfinal.

Para pemain AS Roma

Tentu saja, laga tersebut nanti cukup emosional bagi Mourinho. Pasalnya, entrenador asal Portugal itu punya kenangan manis bersama Nerazzurri –julukan Inter.

BACA JUGA: Selamatkan Inter Milan di 16 Besar Coppa Italia, Simone Inzaghi Makin Yakin Pertahankan Stefano Sensi

Terutama pada musim 2009-2010, The Special One –julukan Mourinho- membawa Inter meraih treble winner. Tak tanggung-tanggung, tiga trofi bergengsi disabet sekaligus oleh Samuel Etoo dkk, yakni juara Liga Italia, Liga Champions, dan Coppa Italia.

BACA JUGA: Hasil AS Roma vs Lecce di 16 Besar Coppa Italia 2021-2022: Giallorossi Tembus Perempatfinal Usai Menang 3-1

Kendati demikian, Mourinho mengaku akan mengesampingkan perasaannya kepada Inter ketika timnya bertandang ke San Siro alias Giuseppe Meazza. Dia mengatakan bakal menganggap pertandingan tersebut sama seperti laga lainnya.

“Saya tidak tahu bagaimana perasaan saya berada di San Siro. Saya harus mempersiapkan diri secara emosional, seperti yang saya lakukan saat Roma menjamu Inter,” kata Mourinho, dilansir dari Football Italia, Jumat (21/1/2022).

“Saya harus mencoba untuk tidak memiliki emosi dan mencoba untuk membuat permainan seperti yang lain,” sambungnya.

“Saya kembali ke San Siro untuk bermain melawan Milan dan menerima segala macam hinaan! Orang-orang tidak akan melakukannya kali ini, tapi kita lihat saja,” imbuhnya.

Jose Mourinho

“Jelas, niat saya adalah mencoba memenangkan pertandingan dan penggemar Inter akan mendukung tim dan pelatih mereka, tetapi rasa hormat selalu ada karena saya tidak akan lupa dengan kenangan bersama Inter,” jelas Mourinho.

Sekadar informasi, Mourinho menukangi Nerazzuri selama dua musim sejak 2008 hingga 2010. Selain treble winner pada musim 2009-2010, pelatih berusia 58 tahun itu juga mempersembahkan Scudetto dan Piala Super Italia pada tahun pertamanya, alias satu musim sebelum tri gelar tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini