Share

Brighton vs Chelsea: Thomas Tuchel Pastikan Takkan Ubah Gaya Bermain demi Romelu Lukaku

Tino Satrio, Jurnalis · Selasa 18 Januari 2022 12:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 18 45 2533890 brighton-vs-chelsea-thomas-tuchel-pastikan-takkan-ubah-gaya-bermain-demi-romelu-lukaku-9bA4L1RM3n.JPG Pemain Chelsea, Romelu Lukaku. (Foto: Reuters)

LONDON - Sampai saat ini Romelu Lukaku masih belum nyetel dengan permainan Chelsea. Namun, hal tersebut ternyata tak membuat pelatih Chelsea, Thomas Tuchel berniat mengubah taktik bermain timnya hanya demi Lukaku. Termasuk saat akan menghadapi Brighton & Hove Albion.

Ya, Chelsea akan melawat ke markas Brighton & Hove Albion dalam lanjutan Liga Inggris 2021-2022 pada Rabu 19 Januari 2022 dini hari WIB. Jelang laga itu, Tuchel bersikeras menyuruh Lukaku menyesuaikan gaya bermain tim.

Arsitek asal Jerman tersebut tak mau mengistimewakan seorang pemain dalam kesebelasannya. Baginya, bukan tim yang melayani pemain, namun sebaliknya. Ia pun ogah mengubah taktiknya hanya demi Lukaku.

Baca Juga: Klasemen Liga Inggris 2021-2022 hingga Pekan Ke-22: Manchester City Dibuntuti Liverpool dan Chelsea

Romelu Lukaku

Pernyataan Tuchel memang benar. Pasalnya, sepak bola bukan hanya mengandalkan seorang pemain saja, melainkan olahraga 11 melawan 11. Kebutuhan tim sangat penting dalam sebuah pertandingan.

"Setiap pemain melayani tim, itu prinsip tertinggi dan tidak akan pernah berubah," tegas Tuchel dalam laman resm klub, Selasa (18/1/2022).

"Ini adalah olahraga tim, bukan tentang 10 pemain yang melayani satu pemain. Ini bukan Chelsea, ini bukan sepakbola," tambahnya dengan tegas.

Di sisi lain, eks juru taktik Paris Saint-Germain itu mengerti betul bahwa Lukaku berada dalam tekanan. Mengingat, striker berusia 28 tahun itu merupakan pemain yang diandalkan sebagai lumbung gol Chelsea saat ini.

Namun, ekspektasi tersebut belum terwujud karena penampilannya belum berhasil menyentuh titik konsistensi. Hal tersebut disinyalir karena dirinya belum padu dengan taktik Chelsea yang diterapkan Tuchel saat ini.

"Dia (Lukaku) adalah pemain kunci, jadi akan selalu ada tekanan. Tidak akan ada lebih banyak tekanan daripada yang dia berikan pada dirinya sendiri," tambah Tuchel.

"Kami perlu menemukan perpaduan antara semua harapan, semua tekanan, dan tetap cukup santai untuk memainkan permainan terbaik Anda," imbuhnya.

Romelu Lukaku

Seprti yang diketahui, bomber kenamaan asal Belgia itu kurang moncer ketika kembali ke Stamford Bridge pada awal musim ini. Dari 22 penampilan, ia baru berhasil mengoleksi delapan gol di seluruh kompetisi.

Catatan tersebut tentunya berbanding terbalik kala dirinya masih berada di bawah asuhan Antonio Conte bersama Inter Milan pada musim lalu. Dari 44 penampilan, 30 gol berhasil dikemasnya serta mengantarkan Inter meraih Scudetto 2020-2021.

Gara-gara tekanan yang dialaminya di Chelsea, Lukaku bahkan sempat mengeluh dan menyatakan ingin kembali ke Inter. Perkataan Lukaku kala itu cukup heboh, namun akhirnya Tuchel berhasil menemukan titik tengah antara dirinya dengan mantan striker Manchester United tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini