Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Shin Tae-yong Disebut Tersinggung dan Deadlock saat Rapat dengan PSSI, Ini Kata Mochamad Iriawan

Antara , Jurnalis-Senin, 17 Januari 2022 |08:18 WIB
Shin Tae-yong Disebut Tersinggung dan Deadlock saat Rapat dengan PSSI, Ini Kata Mochamad Iriawan
Shin Tae-yong disebut diremehkan saat rapat dengan Exco PSSI. (Foto: Instagram/@shintaeyong7777)
A
A
A

KETUA Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengonfirmasi Shin Tae-yong tak tersinggung dan tak ada deadlock ketika PSSI berdiskusi dengan juru taktik asal Korea Selatan tersebut. Mochamad Iriawan mengatakan diskusi cuma berjalan kurang maksimal karena Shin Tae-yong buru-buru berangkat ke Bali pada Kamis, 13 Januari 2022.

Sekadar informasi, Shin Tae-yong memang berangkat ke Bali pada Kamis, 13 Januari 2022. Ia ingin memantau langsung pemain-pemain lokal yang tampil di Liga 1 2021-2022 demi dipanggil ke Timnas Indonesia U-23 yang dipersiapkan tampil di FIFA Matchday Januari dan Piala AFF U-23 2022.

Mochamad Iriawan

(Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan)

"Tidak ada (deadlock-red)," kata Mochamad Iriawan kepada pewarta di Jakarta.

"Pertemuan belum maksimal karena Shin buru-buru harus ke Bali. Nanti akan diteruskan lagi secara rinci ketika dia kembali (ke Jakarta-red)," tutur Iriawan.

Menurut pria yang akrab disapa Iwan Bule itu, pembicaraan dengan Shin Tae-yong berkutat pada performa Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. Dalam turnamen yang berlangsung di Singapura itu, Timnas Indonesia keluar sebagai runner-up setelah kalah agregat 2-6 dari Thailand di final.

Kabar soal buntunya komunikasi antara PSSI dan Shin Tae-yong diutarakan anggota Komite Eksekutif PSSI Haruna Soemitro dalam sebuah diskusi dengan salah satu media online.

"Tadi sempat kita 'deadlock' dan kemudian akan ditindaklanjuti. Dia (Shin Tae-yong -red) akan buru-buru mau ke Bali," kata Haruna Soemitro.

BACA JUGA: 5 Alasan Timnas Indonesia Bakal Juara Piala AFF U-23 2022, Nomor 1 Dibela Penyerang Ganas

Haruna Soemitro juga merasa komunikasi PSSI dengan Shin Tae-yong tidak baik-baik saja karena juru taktik asal Korea Selatan itu tersinggung ketika dikritik dan diberikan masukan petinggi PSSI. Tersinggung yang dimaksud di sini adalah, Shin Tae-yong agak kesal disebut sama seperti pelatih-pelatih sebelumnya, yang mana hanya membawa Timnas Indonesia finis runner-up.

Sekadar informasi, sebelum finis runner-up di Piala AFF 2020, Timnas Indonesia sudah lima kali merasakan mendapatkan posisi serupa. Sebut saja pada 2000, 2002, 2004, 2010 dan 2016.

Shin Tae-yong sendiri menangani Timnas Indonesia sejak akhir 2019 dengan kontrak berdurasi empat tahun. Sejauh ini, Shin Tae-yong belum memberikan gelar apa pun kepada Timnas Indonesia.

Shin Tae-yong

Di Piala AFF 2020, Shin Tae-yong memang hanya membawa Indonesia menjadi tim terbaik kedua. Akan tetapi, performa Timnas Indonesia mendapatkan pujian lantaran diperkuat para pemain muda yang berusia rata-rata 23,8 tahun. Timnas Indonesia pun menjadi salah satu skuad termuda di turnamen tersebut.

Tentu harapannya PSSI membantu apa pun yang dibutuhkan Shin Tae-yong. Sebab, Shin Tae-yong diharapkan dapat membawa perbaikan prestasi sepakbola nasional, sesuatu yang dinanti-nanti pencinta sepakbola Tanah Air.

(Rivan Nasri Rachman)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement