Jorginho Kritik Keras Pengurangan Jatah Pergantian Pemain Liga Inggris

Ilham Sigit Pratama, Jurnalis · Kamis 30 Desember 2021 16:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 30 45 2525061 jorginho-kritik-keras-pengurangan-jatah-pergantian-pemain-liga-inggris-XA0un1H6jr.jpg Jorginho kritik wacana pergantian tiga pemain di Liga Inggris. (Foto/Reuters)

LONDON – Bintang Chelsea, Jorginho melempar kritik keras terkait wacana pengurangan jatah pergantian pemain di Liga Inggris. Menurutnya sistem kuota tiga pergantian bisa merusak fisik para pemain.

Liga Inggris sebelumnya mengikuti liga-liga di Eropa dengan menambah jumlah pergantian pemain menjadi lima. Kebijakan diambil karena situasi pandemi Covid-19.

Foto/Reuters

Namun jatah pergantian akan kembali seperti semula. Operator Liga Inggris akan kembali memberikan jatah sebanyak tiga pergantian pemain.

Baca juga: Romelu Lukaku Kembali Tajam, Thomas Tuchel Merasa Terkejut

Hal itu mengundang reaksi keras dari bintang lini tengah The Blues, Jorginho. Menurutnya, pengurangan jatah pergantian pemain itu merusak fisik pemain dan bisa memperburuk kualitas pertandingan.

Baca juga: Resmi Balik ke Chelsea, John Terry Ngaku Gembira

Terlebih lagi, Liga Inggris tidak memiliki jeda musim dingin. Jorginho menganggap bahwa para pemain di Liga Inggris hanya menjadi sapi perah pemangku kepentingan.

"Sangat sulit, karena kami tidak punya waktu untuk istirahat. Kami perlu bermain setiap tiga hari dan kami hanya memiliki tiga pemain pengganti," kata Jorginho dilansir Football Italia dari wawancara eksklusif bersama Beinsport, Kamis (30/12/2021).

"Menurut saya itu terlalu berlebihan. Kami harus melakukan sesuatu tentang itu," sambungnya.

Lebih lanjut, Jorginho mengkhawatirkan fisik pemain-pemain yang berlaga di Liga Inggris. Menurutnya, resiko cedera akan meningkat jika kebijakan tersebut terus diberlakukan.

"Karena jika kami terus seperti ini, kami hanya akan memiliki lebih banyak pemain yang cedera dan mungkin kualitas permainan akan turun," kata jawara Piala Eropa 2020 itu.

Foto/Reuters

"Jadi itu bukan yang terbaik untuk hiburan. Mungkin Inggris harus melihat itu," tukasnya.

Selain Liga Inggris, Liga Jerman juga menerapkan aturan tiga pergantian pemain. Namun Liga Jerman memiliki jeda musim dingin yang cukup lama sehingga para pemain memiliki waktu beristirahat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini