Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kaleidoskop 2021: 4 Tim yang Lama Sudah Tak Juara Kembali Unjuk Gigi

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Rabu, 29 Desember 2021 |19:05 WIB
Kaleidoskop 2021: 4 Tim yang Lama Sudah Tak Juara Kembali Unjuk Gigi
Berikut 4 tim yang sudah tak lama juara kembali unjuk gigi. (Foto: REUTERS/Michael Steele)
A
A
A

1. Chelsea (Liga Champions)

Thomas Tuchel

Chelsea berhasil merebut trofi Liga Champions kedua mereka di musim 2020-2021. Pertama kali trofi si Kuping Besar itu diraih The Blues terjadi pada musim 2011-2012 saat mereka dilatih oleh caretaker, Roberto Di Mateo.

Roberto Di Mateo menjadi pelatih sementara untuk menggantikan Andre Villas-Boas yang dipecat di tengah musim. Menariknya kejadian yang hampir serupa terjadi pada musim 2020-2021, di mana Chelsea berhasil meraih gelar Liga Champions setelah melakukan pergantian pelatih di tengah musim.

Bedanya pada musim 2020-2021 Frank Lampard dipecat lalu langsung digantikan dengan pelatih permanen, yakni Thomas Tuchel. Tuchel yang datang pada Januari 2021 benar-benar membawa perubahan untuk permainan Chelsea.

Ketika Tuchel datang, kondisinya Chelsea di Liga Champions 2020-2021 sudah pasti lolos ke babak 16 besar dengan status juara Grup E. Lampard berhasil mengantarkan Chelsea menguasai Grup E yang berisikan Sevilla, Krasnodar, dan Stade Rennes usai mampu merebut empat kemenangan dan dua imbang.

Lalu di 16 besar Chelsea yang bertemu Atletico Madrid sudah ditangani Tuchel. Pada leg pertama, laga yang dihelat di tengah pandemi itu, Chelsea bermain tidak di kandang Atletico melainkan di Arena National dan mampu menang 1-0.

Kemudian di leg keduanya yang berlangsung di Stamford Bridge, Chelsea kembali menang dengan skor 2-0 berkat gol dari Hakim Ziyech dan Emerson. Secara agregat Chelsea lolos dengan skor 3-0 dari Atletico yang tak berdaya.

Setelah itu di babak perempatfinal, Chelsea mendapatkan undian untuk melawan FC Porto. Lagi-lagi Chelsea berhasil mengawali dengan baik karena pada leg pertama yang berlangsung di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan itu, The Blues menang dengan skor 2-0 lewat gol Mason Mount dan Ben Chilwell.

Pada leg kedua, Chelsea justru dikagetkan Porto karena takluk 0-1 lewat aksi Mehdi Teremi. Untungnya secara agregat Chelsea menjadi tim yang berhak lolos dari perempatfinal karena menang 2-1.

Di semifinal, Chelsea pun berjumpa dengan Real Madrid. Leg pertama Chelsea bertandang ke Stadion Alfredo Di Stefano karena Santiago Bernabeu yang sedang direnovasi.

Awalnya banyak yang mengira Chelsea bakal kesulitan menghadapi Madrid. Benar saja, karena Chelsea hanya bisa meraih imbang 1-1 setelah gol Christian Pulisic di menit ke-14 dibalas Karim Benzema di menit 29.

Namun, hasil imbang tetaplah sangat baik. Terutama karena di leg keduanya Chelsea akan bermain di kandang sendiri, yakni di Stamford Bridge.

Meski bermain di stadion yang kosong karena saat itu laga masih dijalankan tanpa ada penonton, Chelsea nyatanya dapat bermain dengan sangat baik di leg kedua. Apalagi performa sang kiper Edouard Mendy sangat mengagumkan di bawah mistar gawang.

Chelsea lantas mempermalukan Madrid 2-0 berkat gol dari sumbangsih Timo Werner dan Mason Mount di leg kedua itu, Dengan kemenangan agregat 3-1, Chelsea lantas melaju ke final.

Pada final Liga Champions 2020-2021, Chelsea ternyata berjumpa sesama wakil Inggris, yakni Manchester City. Kala itu, Man City sangat diunggulkan, terutama karena Josep Guardiola sedang mengincar trofi pertama Liga Champions untuk The Citizens.

Bermain di Estadio do Dragao, Portugal, final Liga Champions 2020-2021 akhirnya diperbolehkan dihadiri penonton. Sehingga ada 14 ribu penonton lebih di stadion yang menyaksikan secara langsung sejarah saat Chelsea meraih gelar Liga Champions kedua mereka.

Berlangsung pada Minggu 30 Mei 2021, Chelsea pun secara luar biasa justru sanggup menang dengan skor tipis 1-0. Satu-satunya gol di final Liga Champions 2020-2021 diciptakan oleh penggawa The Blues, Kai Havertz.

Tak ada yang menyangka Chelsea pada akhirnya justru bisa menjadi juara Liga Champions di musim 2020-2021 tersebut. Namun, faktor kehadiran Thomas Tuchel pada Januari 2021 hingga kedatangan kiper Edouard Mendy yang dibeli Lampard di musim panas 2020 memberikan efek yang nyata untuk permainan Chelsea.

(Andika Pratama)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement