“Untuk 2018, kami menerima Rp7-7,5 miliar untuk satu klub. Kemudian di 2019, berkurang lagi menjadi Rp5,1 miliar. Dan di tahun ini, sesuai dengan planning bisnis dari LIB, setiap klub menerima Rp3,4 miliar untuk hak komersial,” ucapnya.

Sebelumnya, terjadi polemik antara PT MNC Vision Network dengan PT LIB terkait kontrak hak siar Liga Indonesia. Dalam kontrak tertuliskan MNC harus membayar sebesar Rp20 miliar.
Namun, belakangan diketahui nilainya bertambah senilai Rp39 miliar dan MNC mengkonfirmasi sudah membayarnya. Tapi berdasarkan keterangan kuasa hukum PT LIB, Harry Ponto mengatakan bahwa pihaknya hanya menerima uang Rp14 Miliar.
(Rachmat Fahzry)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.