Share

Napoli vs Leicester City, Brendan Rodgers Hancur Lihat The Foxes Tersingkir dari Liga Eropa

Ilham Sigit Pratama, Jurnalis · Jum'at 10 Desember 2021 09:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 10 51 2514832 napoli-vs-leicester-city-brendan-rodgers-hancur-lihat-the-foxes-gagal-lolos-ke-16-besar-ePg4RTs2lI.jpg Brendan Rodgers kala mendampingi Leicester City bertanding. (Foto: Reuters)

NAPLES – Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers, mengomentari hasil laga kontra Napoli dalam matchday keenam alias terakhir Grup C Liga Eropa 2021-2022. Harus menelan kekalahan hingga tersingkir dari ajang Liga Eropa, Rodgers mengaku hancur.

Sebagaimana diketahui, Leicester kalah dari Napoli dengan skor 2-3 kala berlaga di Stadion Diego Armando Maradona, Jumat (10/12/2021) dini hari WIB. The Foxes -julukan Leicester- kecolongan lebih dulu melalui gol Adam Ounas pada menit keempat dan Elf Elmas pada menit 24.

Laga Napoli vs Leicester City di Liga Eropa. Foto: Reuters

Johny Evans dan Kieman Dewsbury-Hall sempat menyamakan kedudukan pada menit 27 dan 33. Namun kemudian, Napoli membalas kembali lewat gol Elmas pada menit 53.

BACA JUGA: Hasil Liga Eropa 2021-2022 Semalam: Napoli Hajar Leicester City, Lazio Berbagi Angka dengan Galatasaray

Dengan hasil minor itu, Leicester harus finis di peringkat ketiga Grup C dengan jumlah delapan poin, hasil dua kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. Hal itu membuat Leicester terlempar ke Liga Konferensi Eropa.

BACA JUGA: Daftar Klub yang Lolos ke 16 Besar Liga Eropa 2021-2022: 8 Tim Melaju ke Fase Gugur

Menanggapi hal itu, Rodgers mengaku sangat hancur. Mantan pelatih Liverpool itu merasa bersalah lantaran sudah mengecewakan para pendukung Leicester yang sudah jauh-jauh datang ke Italia untuk menyaksikan tim kesayangannya.

“Kami hancur, tetapi Anda harus mengerjakan pekerjaan sendiri untuk lolos dan Anda tidak bisa membiarkan diri Anda membutuhkan tiga atau empat gol untuk memenangkan laga,” kata Rodgers dilansir Mirror, Jumat (10/12/2021).

“Saya hancur karena mengecewakan pendukung. Mereka brilian dan itu adalah malam yang mengerikan dengan cuacanya, dan segalanya,” sambungnya.

Lebih lanjut, Rodgers mengatakan bahwa dirinya adalah sosok yang paling bertanggung jawab dan layak disalahkan atas hasil negatif tersebut. Pelatih berusia 48 tahun itu merasa menyesal telah gagal membawa timnya berbicara banyak di kompetisi Eropa.

Laga Napoli vs Leicester City di Liga Eropa. Foto: Reuters

“Ketika saya diberi tahu apa yang terjadi, mereka mesti mengangkat saya dari lantai, tetapi pada akhirnya itu adalah tanggung jawab kami, dan itu adalah tanggung jawab saya,” katanya.

Hasil tersebut tentu merupakan rapor merah bagi CV Rodgers. Pasalnya, pelatih asal Irlandia Utara itu tengah dipantau oleh manajemen Manchester United untuk menjadi pelatih anyar musim depan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini