Dilibas Persija Jakarta 0-3, Pelatih PSM Makassar Ungkap Penyebabnya

Tino Satrio, Jurnalis · Kamis 09 Desember 2021 11:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 09 49 2514313 dilibas-persija-jakarta-0-3-pelatih-psm-makassar-ungkap-penyebabnya-5UobKAI94a.jpg Laga PSM Makassar vs Persija Jakarta di Liga 1 2021-2022. (Foto: Twitter PSM Makassar)

SOLO – Pelatih PSM Makassar, Syamsuddin Batola, mengomentari hasil laga kontra Persija Jakarta pada pekan ke-16 Liga 1 2021-2022. Mendapati timnya meraih hasil buruk, Batola pun membeberkan penyebab kekalahan Persija Jakarta.

Sebagaimana diketahui, pil pahit harus ditelan PSM kala berhadapan dengan Persija di Stadion Manahan, Solo, Selasa 7 Desember 2021 malam WIB. Laga berakhir dengan skor 0-3 untuk kekalahan PSM Makassar.

PSM Makassar vs Persija Jakarta

Syamsuddin Batola pun menyebut anak asuhnya kurang kreatif membangun serangan. Menilik dari statistik laga, perkataannya itu memang benar adanya. Tim berjuluk Juku Eja -julukan PSM- itu tampil tertekan lantaran hanya mendapat 37 persen penguasaan bola.

BACA JUGA: Keributan Warnai Laga Persib Bandung vs Persebaya Surabaya, Aji Santoso Sesalkan

Maka dari itu, Wiljan Pluim dan kawan-kawan tak mampu mengembangkan permainan. Mereka dibuat lebih sering mengandalkan long ball dibanding umpan-umpan pendek yang diharapkannya.

BACA JUGA: Kabar Baik! Ketum PSSI Buka Peluang Liga 1 2021-2022 Dihadiri Penonton

Kurang kreatif dalam membangun serangan membuat mereka juga gagal mencatat tembakan on target ke gawang Macan Kemayoran -julukan Persija. Dari tujuh tembakan percobaan, tak ada yang mengarah sebiji pun.

Terlebih, pergerakan pemain sayap dinilainya terlalu lambat. Hal itu dinilai kurangnya support dalam membangun sebuah serangan. Maka dari itu, umpan panjang dan tembakan dari luar kotak penalti jadi pilihan.

"Kami kurang berimprovisasi di depan mereka tidak mau memainkan satu dua sentuhan. Pada saat Anco (Jansen) dapat bola selalu gelandang atau sayap kita terlalu terlambat support dan itu yang terjadi," kata Syamsuddin, dilansir dari laman resmi Liga 1, Kamis (9/12/2021).

Kemudian, kurangnya improvisasi juru gedor Juku Eja juka menjadi hambatan. Mereka dinilai ragu saat menyerang dan kurang berani menusuk kedalam jantung pertahanan yang dijaga Maman Abdurrahman dan kawan-kawan.

"Sehingga peluang-peluang untuk menciptakan gol tidak ada ataupun shooting-shooting dari jarak dekat. Makanya mereka shooting jarak jauh karena tidak berani masuk," tuturnya.

Maka dari itu, Syamsuddin ingin fokus melakukan evaluasi. Mengingat, masih memiliki waktu yang cukup panjang untuk menatap laga berikutnya, yakni Persiraja Banda Aceh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini