Share

Cerita Zlatan Ibrahimovic, Nyaris Gabung Napoli demi Tiru Diego Maradona

Antara, Jurnalis · Sabtu 04 Desember 2021 01:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 03 47 2511479 cerita-zlatan-ibrahimovic-nyaris-gabung-napoli-demi-tiru-diego-maradona-oLCrsoZAeO.jpg Zlatan Ibrahimovic kala berlaga. (Foto: Reuters)

MILAN – Bintang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, bercerita soal perjalanan kariernya dalam dunia sepakbola. Tak disangka, Ibrahimovic mengaku bahwa dirinya hampir bergabung dengan Napoli sebelum memutuskan kembali ke AC Milan pada 2019.

Ibrahimovic ingin meniru prestasi legenda asal Argentina, Diego Maradona dengan memenangkan Liga Italia bersama Napoli. Penyerang berusia 40 tahun itu bergabung dengan Milan untuk kedua kalinya pada Desember 2019 setelah meninggalkan klub MLS, LA Galaxy.

Zlatan Ibrahimovic

Namun, pemain asal Swedia itu sempat tergoda oleh prospek membawa Napoli meraih Scudetto pertama mereka sejak dipimpin Maradona pada 1987 dan 1990.

BACA JUGA: 5 Orang yang Paling Membenci Cristiano Ronaldo, Nomor 1 Pernah Diajak Dinner Bareng

BACA JUGA: Zlatan Ibrahimovic Masih Kesal dengan Transfer Gianluigi Donnarumma ke PSG

β€œMenonton film dokumenter tentang dia, saya memutuskan untuk bergabung dengan Napoli dan melakukan apa yang dilakukan Diego: memenangkan liga,” kata Ibrahimovic kepada Corriere della Sera, yang dikutip Reuters.

"Saya lelah dengan Amerika dan berpikir untuk pensiun. Namun, (agen saya) Mino (Raiola) berkata: 'Kamu gila, kamu harus kembali ke Italia,’” sambungnya.

"Itu semua dilakukan dengan Napoli, tetapi kemudian (pemilik Napoli Aurelio) De Laurentiis memecat (pelatih Carlo) Ancelotti. Saya bertanya kepada Mino: 'Tim mana yang dalam kondisi terburuk, yang bisa saya ubah?'" jelas mantan pemain Manchester United itu.

Zlatan Ibrahimovic

"Dia menjawab: 'Kemarin Milan kalah 0-5 dari Atalanta'. Jadi saya akhirnya memutuskan,” jelas Ibrahimovic.

Ibrahimovic juga mengatakan bahwa gol saltonya yang terkenal untuk timnas Swedia melawan Inggris pada 2012 adalah gol yang membuatnya paling bahagia. Pasalnya, Inggris selalu meremehkan dirinya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini