Lepas dari Tuntutan Degradasi Tahun Lalu, Juventus Terjerumus ke Kasta Kedua Akhir Musim Ini?

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 30 November 2021 08:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 47 2509416 lepas-dari-tuntutan-degradasi-tahun-lalu-juventus-terjerumus-ke-kasta-kedua-akhir-musim-ini-9r5CletHYn.jpg Juventus terancam degradasi akhir musim ini. (Foto: REUTERS/Massimo Pinca)

JUVENTUS terancam terdegradasi akhir musim ini dan pencopotan gelar Liga Italia 2019-2020 jika terbukti bersalah telah melakukan pemalsuan laporan keuangan dalam periode 2018-2021. Medio akhir pekan lalu, Guardia di Finanza (pihak atau otoritas hukum di Italia yang mengurus masalah kejahatan keuangan) sudah memeriksa kantor Juventus.

Guardia di Finanza mencari dokumen penting yang dimiliki Juventus di periode 2018-2021 untuk diselidiki lebih lanjut. Selain mencari dokumen penting, mereka juga memeriksa tiga petinggi Juventus.

Andrea Agnelli

(Andrea Agnelli telah diperiksa pihak berwajib)

Sebanyak tiga nama yang dimaksud adalah Andrea Agnelli (presiden Juventus), Pavel Nedved (wakil presiden Juventus) dan Fabio Paratici (eks direktur olahraga Juventus). Lembaga perlindungan konsumen dan lingkungan Italia (CODACONS) merupakan lembaga yang ngotot meminta Juventus dihukum degradasi jika terbukti bersalah.

Menurut presiden CODACONS, Marco Donzelli, Juventus melakukan kecurangan yang masif jika terbukti bersalah. Karena itu, pencopotan gelar Liga Italia 2019-2020 dan hukuman degradasi merupakan hukuman yang layak dijatuhkan kepada mereka.

“Juventus secara tidak sah memperoleh keuntungan dari klub pesaing dengan operasi semacam ini. Karena itu, gelar juara terakhir mereka (Liga Italia 2019-2020) harus dicopot sebagai konsekuensinya,” kata Marco Donzelli mengutip dari Daily Mail, Selasa (30/11/2021).

BACA JUGA: Laporan Keuangan Palsu, Juventus Terancam Degradasi dan Pencopotan Gelar Liga Italia

“Di luar hukuman yang dijatuhkan kepada individu, klub takkan dibebaskan dari hukuman. Untuk alasan ini dan untuk melindungi ribuan fans, kami akan mengajukan keluhan kepada Antitrust dan Kantor Kejaksaan Federal supaya mendegradasi Juventus ke Serie B dan pencabutan gelar Liga Italia terakhir yang berlangsung terjadi selama operasi illegal ini,” lanjut Marco Donzelli.

Ini bukan yang pertama CODACONS meminta Juventus didegradasi. Sebelumnya pada September 2020, Marco Donzelli menilai Juventus telah membuat kecurangan perihal pembuatan paspor Italia yang dilakukan penyerang asal Uruguay, Luis Suarez.

Luis Suarez

(Luis Suarez akhirnya hengkang ke Atletico Madrid)

Marco Donzelli menilai Luis Suarez dibantu Juventus untuk berbuat curang saat hendak membuat paspor Italia. Sekadar informasi, saat itu El Pistolero –julukan Luis Suarez– menjalani tes bahasa Italia di Universitas Perugia, Italia.

Luis Suarez menjalani tes sebagai salah satu syarat mendapatkan paspor Italia. Jika mendapat nilai bagus dalam tes, Luis Suarez akan mendapatkan paspor Italia. Atas hasil itu, Juventus bisa mengikat penyerang yang saat itu membela Barcelona tersebut

Namun, pada akhirnya Luis Suarez batal gabung Juventus. Suarez gagal gabung Juventus karena paspor Italia milik Suarez baru kelar akhir Oktober 2020. Padahal, bursa transfer musim panas 2020 sudah ditutup 5 Oktober.

Meski transfer batal, Marco Donzelli menilai ada indikasi Juventus membuat kecurangan. Jika terbukti bersalah, dalam pandangan Donzelli, Federasi Sepakbola Italia (FIGC) bisa menghukum Juventus degradasi ke Serie B.

Juventus

(Juventus usai takluk 0-1 dari Atalanta akhir pekan lalu)

“Andai keterlibatan langsung Juventus terkonfirmasi dalam kecurangan Luis Suarez mendapatkan paspor Italia, maka FIGC harus menghukum Juventus dengan sanksi yang berat,” papar Marco Donzelli, dikutip dari Corriere dello Sport.

“Dengan segala kepentingan, termasuk ekonomis, bahwa Juventus diduga berusaha mengamankan salah satu striker terhebat di Eropa. Untuk alasan ini, sesuai dengan Kode Etik Olahraga Pasal 32, kami meminta Juventus didegradasi,” lanjut pria asal Italia tersebut.

Namun, tuntutan CODACONS hanya angin lalu. Juventus tidak terbukti bersalah dan tetap mentas di kasta teratas Liga Italia. Lantas, bagaimana dengan musim ini?

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini