Share

Datangkan Ralf Rangnick, Man United Dapat Ejekan dari Legenda Liverpool

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Selasa 30 November 2021 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 45 2509826 datangkan-ralf-rangnick-man-united-dapat-ejekan-dari-legenda-liverpool-4A4eZsKulN.jpg Ralf Rangnick resmi menjadi pelatih sementara Manchester United. (Foto/Reuters)

EDINBURG Manchester United resmi mendatangkan Ralf Rangnick untuk menjabat sebagai pelatih sementara. Namun, langkah tersebut mendapat ejekan dari legenda Liverpool, Graeme Souness.

Souness menilai Rangnick, yang mendapat julukan The Professor tak cukup ahli untuk menjadi seorang pelatih. Pernyataannya didasarkan pada jumlah trofi yang telah didapatkan oleh pelatih asal Jerman tersebut.

Baca juga: Jurgen Klopp Ketar-ketir Ralf Rangnick Latih Man United

"Ini adalah manajer interim ketiga sejak Fergie pergi. Saya tidak mengerti," kata Souness dilansir dari The Independent, Selasa (30/11/2021).

“CV yang dimiliki oleh Rangnick bukanlah salah satu yang bisa membuat Anda berkata 'wow'. Dia tak mendapatkan kesuksesan luar biasa. Saya pikir dia hanya memenangkan satu trofi,” imbuhnya.

Foto/Reuters

Lebih lanjut, pria berusia 68 tahun itu mengakui bahwa Rangnick memiliki kemampuan untuk membangun tim dalam jangka panjang. Namun, hal tersebut tidak dibutuhkan Setan Merah –julukan Man United- saat ini karena mereka harus bangkit dari keterpurukan sesegera mungkin.

Baca juga: Pamer Deretan Mobil Seharga Rp324 Miliar, Cristiano Ronaldo Bisa Ditendang Ralf Rangnick

"Dia memiliki bakat, saya pikir dia bisa masuk dan mengembangkan struktur serta meningkatkan performa skuat dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan. Tapi bukan itu yang dibutuhkan oleh Man United pada saat ini. Man United membutuhkan seseorang yang bisa memberikan dampak instan,” pungkas pria kelahiran Edinburg itu.

Rangnick memang terkenal karena filosofi permainan dengan pressing ketatnya. Bahkan, pelatih sekelas Jurgen Klopp dan Thomas Tuchel sangat mengaguminya.

Foto/Reuters

Namun, jika dilihat dari banyaknya trofi yang diraih, pelatih berusia 63 tahun itu memang tidak bisa berbicara banyak. Dia tidak pernah memenangkan Liga Jerman ataupun trofi bergengsi seperti Liga Champions atau Liga Eropa.

Akan tetapi, saat ini Setan Merah membutuhkan sosok untuk membangun ulang pola permainan mereka. Sebab, Bruno Fernandes dan kolega bermain seperti tidak memiliki identitas yang jelas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini